Top

01 Desember 2018

Roma 8:27 (TB) Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, MENGETAHUI MAKSUD ROH ITU, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
Romans 8:27 (NKJV) Now He who searches the hearts knows what THE MIND OF THE SPIRIT is, because He makes intercession for the saints according to the will of God.
Ephesians 4:23 (NKJV) and be renewed in THE SPIRIT OF YOUR MIND…

Tuhan tidak menghendaki untuk para pemimpin ataupun orang-orang percaya yang ada berupaya membangun dasar keyakinan mereka secara ‘sesuka hatinya’. Dasar keyakinan kita harus dibangun berdasarkan firman/ pernyataan RohNya saja! Karena hanya firmanNyalah yang memiliki kuasa untuk mencipta dan bahkan kokoh tak tergoyahkan; sehingga sebagai akibatnya, siapapun yang bertekun untuk berdiri diatas firmanNya, maka orang itupun akan menjadi pribadi yang tak tergoncangkan!
Matius 24:35 (TB) Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
Sebagai umat tebusan yang hidup hanya bagi Dia (Rom 6:11) adalah merupakan kehendak Tuhan untuk kita mulai mengejar realita keberadaanNya secara sedemikian rupa hingga Dia mulai menyatakan isi hati/ firmanNya.
Roh Kudus sebagai pribadi yang akan menghubungkan kita dengan dimensi realita Kerajaan Sorga dalam hidup sehari-hari kita, memiliki pikiran dan kehendak yang ingin Dia nyatakan kepada kita. Pikiran dan keinginan Roh Kudus adalah merupakan wujud nyata dari pikiran & kehendak Bapa (1 Kor 2:10-16) Ketika seseorang mulai mengetahui isi hati/ pikiran Roh (the mind of the Spirit) adalah merupakan kewajiban dari orang yang bersangkutan untuk mulai menjadikan pikiran dari Roh Kudus menjadi roh dari pikirannya (the spirit of your mind – menjadi nature/ kebiasaan dari pikiran kita)

1. Dibutuhkan ketekunan dari pemimpin/ orang percaya untuk menjadikan pikiran Roh menjadi nature dari pikirannya.

Tidak ada alternatif lain, kebiasaan untuk merenungkan firman – berkata-kata sambil mengimajinasikan firman, adalah merupakan kebiasaan baik yang mengkondisikan seseorang jadi lebih mudah untuk membangun pikiran Kristus didalam hidupnya. Tanpa pemimpin/ jemaat dengan tekun memperkatakan setiap firman yang sudah Roh nyatakan, didalam pikiran pemimpin/ orang percaya yang bersangkutan akan terus memiliki adanya ‘kubu-kubu & benteng-benteng’ yg membuatnya tdk mengalami perubahan dasar keyakinan. Sebaliknya, ketekunan yang dilakukan oleh pemimpin & jemaat akan menghancurkan seluruh ‘kubu & benteng’ yang selama ini masih bercokol dalam pikiran mereka sehingga jadi lebih mudah untuk meyakini firmanNya.

2. Teruslah mengimajinasikan & memperkatakan firmanNya hingga manusia batiniah kita jadi berkobar-kobar.

Tanpa manusia batiniah kita jadi berkobar-kobar, artinya firman yang sedangg kita renungkan belum ‘bekerja dan memunculkan hasil’ seperti yang seharusnya; biasanya disaat pertama kali kita mulai merenungkan firman, yang berseliweran dalam pikiran/ imajinasi kita justru hal-hal yang meragukan/ membuat kita jadi mempertanyakan firman tersebut. Disaat itulah kita harus mengkonfrontasi semua pikiran/ imajinasi yang sesungguhnya bersumber dari ‘benteng & kubu musuh’ yang masih ada dalam pikiran kita… Setelah melewati suatu ‘masa pembersihan’, biasanya pikiran kita akan jadi ‘lebih terbuka’ & ‘mudah menerima firmanNya’. Disaat itulah batin/ manusia roh kita akan jadi lebih mudah berkobar-kobar disaat merenungkan firmanNya.

Lakukanlah proses perenungan firman secara konsisten & berkesinambungan hingga pikiran dari Roh terus terbangun menjadi nature dari pikiran kita. Bangun dasar keyakinanmu diatas firmanNya, dan alamilah kehidupan didalam duniaNya Tuhan, dunia dimana mujizat menjadi sesuatu yang wajar terjadi dalam kehidupan sehari-hari…#AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus