Top

01 September 2018

Roma 6:16-18 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?
Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.
Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Paulus ingin menegaskan suatu kebenaran: Bagaimanapun seseorang berkeinginan untuk hidup sebagai ‘orang bebas’ sesungguhnya ia akan tetap menjadi seorang hamba. Orang yang bersangkutan haruslah melayani dan mengerjakan apapun yang jadi keinginan & perintah dari majikannya. Permasalahannya, siapa yang menjadi majikan kita?
Dahulu dosa adalah majikan kita. Tapi sejak di tebus oleh darah Yesus, Paulus menegaskan, penebusan tersebut adalah sebuah penegasan bahwa kita tidak lagi memiliki keterkaitan, hubungan ataupun hutang-piutang dengan dosa. Semua keterkaitan yang pernah kita miliki dengan dosa sudah di putus sepenuhnya! Dan sekarang kita memiliki majikan baru: Kebenaran. Jadi sama seperti dahulu kita harus mengikuti keinginan dosa, sekarang kita harus mengikuti apapun yang diinginkan oleh kebenaran!
Dengan mentaati kebenaran, kita sedang memposisikan diri untuk mengekspresikan cinta kita kepada Tuhan.

Yohanes 14:23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

Bagi orang-orang yang mengambil keputusan untuk selalu mengikuti arahan dari kebenaran – berkeinginan untuk selalu melakukan apa yang benar dalam berinteraksi dengan orang lain, maupun dalam menjalani hidup sehari-hari – ia akan alami bagaimana realita hadirat Tuhan jadi bertambah nyata dalam hidupnya. Bapa sendiri, Sang Firman Hidup & Roh Kudus akan berdiam dalam hidupnya!

Dari manifestasi keIlahian Tuhan yang terus menyertai hidupnya, Tuhan akan membuat hidup orang percaya yang mencintai kebenaran tersebut jadi DIBEDAKAN & DIISTIMEWAKAN dari antara orang-orang lain di seluruh dunia!

Maleakhi 3:18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Sementara saya menuliskan perenungan diatas, saya merasa bagaimana Roh Kudus menaruh suatu message dalam batin saya:

“Inilah saatnya untuk Aku memunculkan orang-orang benar yang Aku miliki atas bangsa ini. Ada banyak pergolakan dan kegoncangan yang bisa terjadi, tapi Aku pastikan, Aku membuat mereka yang hidup dalam kebenaranKu untuk tetap menikmati kehidupan yang tak tergoncangkan karena Aku memang akan membuat perbedaan diantara mereka yang selama ini hidup dalam kebenaranĶu dengan mereka yang hanya menjalani kebenaran buatan sendiri.

Aku akan membuat hidupmu jadi melimpah dengan kehidupanKu – engkau akan menjadi manusia roh yang menghidupkan! Apapun yang engkau ‘sentuh’ akan jadi hidup kembali! Keluarga-keluarga yang sudah mati/ pecah berantakan, akan alami pemulihan sepenuhnya – anggur sukacita dalam pernikahan yang sudah hambar, akan Aku pulihkan sepenuhnya! Pekerjaan/ jenis usaha yang sudah mati/ bangkrut akan Aku buat kembali menghasilkan banyak keuntungan bagi KerajaanKu! Hati-hati yang hancur, kehidupan yang sudah tawar, akan Aku pulihkan kembali secara penuh! Dan itu semua terjadi karena mereka berinteraksi dengan dirimu yang Aku penuhi dengan kehidupanKu…

Ini saatnya untuk sekali lagi gerejaKu menikmati bekerjanya kedaulatan kuasaKu yang membuat mreka jadi berbeda & istimewa diantara banyak bangsa…”
Hiduplah dalam kebenaran – lakukan apapun yang kebenaran perintahkan dengan sukarela & sukacita. Engkau sedangg menaburkan hidupmu dalm ketaatan, otomatis engkau akan menuai dengan sorak-sorai…! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus