Top

02 November 2018

Saya mendapati, Roh Kudus akan terus mewahyukan keberadaan Tuhan dalam hidup kita sesuai dengan kebutuhan tentang jati diri kita yang harus terus dibangun didalam Dia. Pewahyuan demi pewahyuan yang akan Roh Kudus nyatakan dalam hidup kita ikut mencetak diri kita menjadi sosok individu seperti yang Bapa inginkan. ~ Jika selama ini keberadaan (jati diri) kita rusak/ terlukai oleh karena mengalami berbagai peristiwa menyakitkan, pewahyuan tentang keberadaan Bapa yang penuh kasih, yang memperhatikan & selalu menyertai untuk memberi kekuatan saat kita harus menghadapi masa-masa sulit, akan menyembuhkan dan memulihkan jati diri kita yang sudah berhasil di rusak oleh Iblis…
~ Jika selama ini kita sudah di cetak oleh dunia/ roh-roh Jahat menjadi individu seseorang yang selalu mencari ‘jalan damai’ – menghindari konfrontasi demi pertemanan/ membuat semua pihak jadi ‘tenang’, Roh Kudus akan membawa kita alami penyingkapan pewahyuan tentang keberadaanNya sebagai Allah yang memegang tangan kanan kita (sebagai perlambang pembelaan bagi kita yang mau memegang teguh kebenaranNya – Yes 41:13)
~ Jika selama ini kita telah tercetak oleh dunia & roh-roh dunia yang ada sehingga selalu menjadi pribadi yang mudah kuatir, takut & bimbang, maka Roh Kudus akan memulihkan jati diri kita yang sesungguhnya yang ada didalam Kristus dengan mewahyukan tentang keberadaanNya sebagai Allah yang menebus dan memulihkan seluruh keberadaanmu (Yes 41:14)
Pendek kata, apapun keberadaan kita yang sekarang, yang merupakan hasil pembentukan dunia ini dengan segala aktifitas roh-roh dunia yang ada, semuanya akan di bongkar oleh Roh Kudus dengan cara menyajikan banyak fakta-fakta rohani yang ada didalam firmanNya dan mendorong kita untuk membangunnya menjadi Logika Ilahi didalam hidup kita – mengkondisikan diri kita untuk mulai dan lebih mempercayai firmanNya yang menyatakan jati diri kita yang baru didalam Kristus daripada fakta-fakta lahiriah yang disajikan oleh dunia ini… Semakin kita mudah ‘dipengaruhi’ & ‘mempercayai’ firman yang Roh Kudus nyatakan tentang jati diri kita yang baru, semakin cepat kita memasuki ‘hari baru’ yang sudah Dia sediakan; otomatis akan ada posisi rohani yang berbeda yang akan kita nikmati. Inilah awal kita memasuki dunianya Tuhan…

1. Teruslah meminta untuk Roh Kudus menyingkapkan jati diri kita yang baru didalam Kristus.

Setiapkali firman datang dalam hidup kita, mintalah untuk Roh Kudus menolong kita agar dapat melihat adanya jati diri kita yang baru didalam Kristus. Tuhan berkehendak untuk mencetak ulang keberadaan (jati diri) kita yang selama ini telah di cetak menurut dunia ini sehingga kemuliaanNya akan dapat dimanifestasikan melalui kehidupan sehari-hari kita.
Ketika Roh Kudus membawa kita melihat jati diri kita yang baru didalam Kristus, sesungguhnya tanpa kita sadari, Roh sedang membawa kita untuk melihat Dia sebagaimana Dia adanya dan mengubahkan keberadaan kita jadi makin serupa dengan DiriNya (1 Yoh 3:2)

2. Jati diri/ keberadaan kita memegang peranan yang sangat penting di alam roh.

Jati diri/ keberadaan kita menentukan hasil dari doa-doa/ deklarasi yang kita lakukan. Dengan kita terus alami pekerjaan firman & Roh yang memeteraikan keberadaan/ jati diri kita yang baru didalam Kristus, kita akan mendapati doa-doa & deklarasi yang kita lakukan jadi lebih mudah terealisasi. Penyebabnya tidak lain adalah karena memang keberadaan/ jati diri kita menentukan kekuatan dampak yang kita hasilkan dalam alam roh. Dan perubahan apapun yang terjadi di alam roh, itulah yang pasti akan bermanifestasi dalam alam lahiriah.

3. Ketika terjadi perubahan jati diri/ keberadaan kita melalui pekerjaan firman & Roh dalam hidup kita, reputasi/ stature kita di hadapan Tuhan akan ikut alami perubahan – the right standing before the Lord yang kita miliki jadi lebih kokoh!

Roh Kudus menjelaskan kepada saya bahwa bagaimanapun juga, keberadaan kita yang sedang terus dibangun/ di cetak ulang melalui firmanNya, memegang peranan yang sangat vital dalam kita berinteraksi dengan Bapa (Kej 18:17-19) Semakin kita jadi diyakinkan dengan keberadaan kita yang baru didalam Kristus – keIlahianNya jadi makin nyata dalam hidup kita, semakin mudah kita menghampiri Dia & bercakap-cakap/ berinteraksi dengan DiriNya (1 Yoh 3:19-22) #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus