Top

03 Desember 2018

Dari berbagai pernyataan & terjadinya pekerjaan Firman & Roh di tengah jemaat, saya semakin percaya bahwa Tuhan sedang membawa setiap orang percaya untuk hidup dalam keilahianNya.
Saya mendapati inilah ‘kurikulum’ Kelas Akselerasi yang Roh Kudus sedang lakukan:
1. Membangun LOGIKA ILAHI (DIVINE LOGIC)
Ketika saya terus melakukan apa yang menjadi porsi saya, merenungkan Firman, bertekun di dalamnya, menghafalkan, mengimajinasikan, dan memperkatakan Firman, maka LOGIKA ILAHI akan terus terbangun.

2. Membangun NATURE ILAHI (DIVINE NATURE)
Bukan hanya logika ilahi saja yang akan terbangun karena sesungguhnya ketika saya bertekun dalam Firman saya sedang terus berasosiasi dengan Firman. Asosiasi ilahi yang terus ditambahkan dengan respon ketaatan inilah yang membuat DIVINE NATURE mulai terbangun dan termanifestasi, menggantikan setiap kebiasaan-kebiasaan yang lama (bukan menggantikan nature yang lama, karena pada saat kita dilahirkan baru oleh Roh Kudus, memang sudah tidak ada lagi sin nature di dalam hidup kita, yang masih ada hanyalah sin habit, yang dengan terus mengambil keputusan yang akurat, akan sepenuhnya tersingkir dari kehidupan kita).
Nature ilahi yang pasti akan menjadi agenda Roh Kudus untuk dimunculkan dalam hidup kita adalah kehidupan yang begitu dikuasai dan digerakkan oleh cinta akan Tuhan, cinta akan rumah Tuhan, dan cinta akan isi hati Tuhan (rencana Tuhan)!!!
Roh Kudus memberi penegasan kepada saya hari ini, untuk tidak perlu pusing atau berfokus untuk mati dari cinta akan diri sendiri, cinta akan uang dan cinta akan dunia, karena ketika saya berfokus terus kepada TUHAN, rumahNya dan isi hatiNya, otomatis, cinta akan diri sendiri, uang dan dunia tidak akan memiliki ruang lagi dalam hidup saya, akan tersingkir begitu saja!
Memang Roh Kudus akan membawa saya ke ‘padang gurun’ untuk membuat setiap cinta akan diri sendiri, uang dan dunia betul-betul mati dari diri saya, tetapi prosesnya tidak akan berat atau sulit jika saya terus berfokus mengobarkan api cinta akan Tuhan dalam hidup saya!
Kehidupan yang selfless bukanlah kehidupan yang dijalani sambil ‘merintih’ atau dengan ratap tangis iri yang disebabkan oleh masih adanya keinginan menikmati berbagai kenikmatan dunia! Kehidupan yang selfless bukanlah kehidupan yang penuh kesedihan!
Saya semakin menyadari dan semakin mengalami bahwa kehidupan yang selfless adalah kehidupan yang begitu dikuasai oleh cinta akan Tuhan, sehingga memang yang terpenting hanyalah Tuhan! Tidak lagi perlu mengesampingkan kepentingan diri sendiri, karena memang sudah tidak ada lagi kepentingan diri sendiri! Sungguh-sungguh sudah mati dari dosa, dan hidup hanya bagi Allah! (Rm 6:11) Woww, saya sungguh merasakan Roh Kudus membawa saya memasuki suatu dimensi sukacita Sorga yang lebih dalam lagi dibandingkan hari-hari yang lalu! Kehidupan yang selfless adalah kehidupan yang penuh sukacita!

3. Menanamkan TUJUAN HIDUP ILAHI (DIVINE PURPOSE / DIVINE DESTINY)
Dengan terus terbangunnya nature ilahi dalam hidup saya, maka isi hati Tuhan bukan lagi menjadi suatu yang tidak terjangkau, terutama mengenai tujuan hidup ilahi.
Ketika merenungkan perjalanan hidup saya, saya merasa beberapa prinsip ini seharusnya menjadi salah satu fakta rohani dan logika ilahi yang harus terbangun dalam kehidupan setiap orang percaya:
“Framework rencana kekal Tuhan adalah untuk membangkitkan pelayanan tubuh Kristus, menghadirkan pemerintahan Kerajaan Sorga atas bumi ini melalui gerejaNya!” It’s NEVER something individual!
Dalam tahap ini, proses nomor 1 dan 2 mengenai membangun logika ilahi dan nature ilahi harus terus aktif bekerja, tidak boleh berhenti berlangsung. Karena seiring dengan tujuan ilahi yang Tuhan singkapkan melalui Roh Kudus dan melalui seorg bapa rohani, kehidupan individualistis yang selama ini bercokol dalam hidup kita sedang terus dibersihkan.
Logika lama yang selalu berpusat kepada diri sendiri sedang terus digantikan dengan logika ilahi yang selalu berpusat kepada Tuhan dan pelayanan tubuh Kristus!#AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus

Message ini masih akan berlanjut besok…