Top

04 Desember 2018

Message ini adalah kelanjutan dari message kemarin…

Nature lama yang selalu berpusat kepada kepentingan diri sendiri dan hidup individualistis sedang terus digantikan dengan nature ilahi yang membuat kehidupan ini semakin menyatu dengan kehidupan korporat!
Melalui keluarga rohani yang ada, saya belajar untuk terus berfokus dengan Corporate Destiny dan penggenapannya yang sedang Tuhan lakukan di dalam gerejaNya!
Bahkan ketika agenda Tuhan di dalam rumah rohani ini seakan-akan tidak ada kaitannya dengan personal destiny yang kita terima dari Tuhan, tetaplah berfokus menjawab Corporate Destiny! Karena sesungguhnya mata kita saja yang belum dapat melihat bahwa Tuhan tidak akan membatalkan ataupun menunda personal destiny yang telah Dia set bagi kita, tetapi justru Ia membawa kita masuk ke dalam tujuan ilahi yang lebih besar (Corporate Destiny)!
Embrace the Corporate Destiny! Saya mendapati, ketika saya terus berfokus untuk berfungsi dalam perjalanan Corporate Destiny, sampai pada suatu titik tertentu, tiba-tiba saya menyadari, Personal Destiny yang Tuhan beri dalam hidup saya juga sedang mulai terus terwujud! Tetapi saya belajar untuk tetap mengarahkan pandangan mata saya kepada penggenapan destiny korporat! Karena sesungguhnya dengan terus mengutamakan destiny korporat, kita sedang memasuki destiny yang jauh lebih besar dari destiny pribadi kita. Saya yakin sekali, personal destiny hanya akan dapat kita capai ketika kita memberi diri untuk hidup sepenuhnya bagi corporate destiny!
Logika ilahi dan nature ilahi dalam hidup sebagai bagian dari tubuh Kristus akan membuat DIVINE PURPOSE yang sudah Tuhan setting bagi saya terus Roh Kudus nyatakan lebih detail dan lebih detail lagi. Saya belajar untuk terus melihat dari sudut pandang ilahi dan korporat sebagai tubuh Kristus, memastikan selalu ada kobaran api cinta akan rumah Tuhan yang membara dalam hidup saya! Saya perlu terus memastikan setiap tujuan ilahi yang Tuhan singkapkan dalam hidup saya membuat saya semakin melihat peranan saya di dalam tubuh Kristus dan di dalam kehidupan korporat!
Tujuan hidup ilahi inilah yang terus mengobarkan kehidupan saya untuk melakukan segala sesuatu bagi Tuhan secara mati-matian, gila-gilaan dan habis-habisan! Bagi saya, tidak ada limit yang saya pasang untuk mengerjakan apa yang menjadi agenda Tuhan!

4. Menikmati TUAIAN ILAHI (DIVINE HARVEST)
Kehidupan yang MGH bagi Tuhan dan penggenapan rencanaNya akan membuat kehidupan kita menjadi semakin efektif, efisien dan produktif bagi KerajaanNya; seperti kehidupan bapa rohani saya!
Janji Tuhan sudah Tuhan lepaskan melalui bapa rohani bahwa Tuhan sedang terus membawa hidup setiap jemaat hidup dalam keilahianNya, di mana kita akan senantiasa menikmati adanya tuaian! Apa yang kita tabur tidak akan berhenti bertumbuh! Seperti nubuatan yang saya deklarasikan beberapa minggu lalu, akan selalu ada tuaian tanpa henti dalam hidup kita!
Saya percaya inilah wujud dari kuasa anugerah yang teraktivasi maksimal dalam kehidupan kita.
Anugerah, pertumbuhan, kemajuan, dan kehidupan hanya ada di dalam Dia! Tuaian ilahi hanya akan dapat kita nikmati di dalam Dia!
Tuaian ilahi inilah yang membuat bangsa-bangsa dan raja-raja berduyun-duyun datang ke gunung rumah Tuhan, karena mereka menyaksikan munculnya generasi yang lebih dahsyat dari orang yang paling berhasil di atas muka bumi ini, inilah generasi umat yang disertai oleh Tuhan dan mendemonstrasikan kemuliaan Sorga!!
Gunung rumah Tuhan SUDAH PASTI akan menjulang tinggi, di mana semua orang, bangsa-bangsa, raja-raja akan datang untuk belajar. Semua orang akhirnya akan ada di gunung rumah Tuhan, tetapi pilihannya ada di tangan kita saat ini. Apakah kita akan menjadi bagian dari bangsa-bangsa dan raja-raja yang berduyun-duyun datang ke rumah Tuhan, ataukah kita akan menjadi generasi umat yang bertumbuh dalam kemuliaan dan otoritas Kerajaan, yaitu generasi yang MEMANG SUDAH TINGGAL di gunung rumah Tuhan? Saya mau menjadi bagian dari generasi yang memang sudah tinggal di gunung rumah Tuhan! Saya percaya, kehidupan dalam ketaatan terhadap setiap arahan bapa rohanilah yang membawa saya untuk menjadi generasi yang tinggal di gunung rumah Tuhan! #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus