Top

06 April 2019

Message ini adalah bagian akhir dari rangkaian message kemarin.

 

b. Pergunakan kuasa imajinasi untuk membangkitkan & menjagai passion – the power of will – dalam batin kita.

 

Pada saat Tuhan memberi janji-janji firmanNya, Dia sedang berusaha menunjukkan kepada kita masa depan yang sudah Dia rancangkan untuk kita. Dengan kita bisa ‘melihat’ jenis masa depan yang sudah Tuhan rancangkan, otomatis semangat/ keantusiasan dalam batin kita akan ikut terbangkitkan; ada passion untuk meraih masa depan tersebut. Kekuatan dari Ketetapan Hati jadi terbangun, ada the power of will yang bakal memotivasi kita untuk melangkah keluar dari zona nyaman kita; apapun harga yang harus kita bayar, kita dimampukan untuk membayar harganya!

 

Tanpa seseorang mempergunakan kuasa imajinasinya untuk membangun ‘the power of will’ dalam hidupnya, orang yang bersangkutan memiliki kecenderungan untuk hanya sekedar bersemangat secara ‘hangat-hangat tahi ayam’ belaka; dia tetap terpenjara dalam area zona nyaman hidupnya & cenderung menolak berbagai pengorbanan ataupun tanggung jawab yang memang harus dia kerjakan demi meraih masa depan yang ia idam-idamkan.

 

Hanya mereka yang memiliki tekad yang kuat yang akan dapat melakukan terobosan dari segala bentuk ‘penjara zona nyaman’ dan terus melangkah maju untuk meraih masa depan gilang gemilang yang sudah Tuhan janjikan melalui firmanNya!

 

Mereka yang hanya bersemangat sesaat – hangat-hangat tahi ayam – akan mendapati bagaimana kehidupan mereka hanya terus berputar-putar di tempat yang sama. Imajinasikan janji firmanNya sedetail mungkin – pastikan gelora passion, the power of will dalam hidup kita jadi berkobar-kobar dan memiliki daya dorong yang kita butuhkan untuk membuat kita bergerak meraih masa depan kita.

 

c. Pergunakan kuasa imajinasi untuk menata jalan hidup kita yang sekarang guna menggapai masa depan yang lebih baik.

 

Mampu melihat masa depan & menikmati gelora keantusiasan atas apa yang sudah Bapa sediakan bagi kita belaka tidaklah cukup. Ada aspek tanggung jawab dan berbagai bentuk pengorbanan yang harus kita lakukan. Itulah sebabnya, kita membutuhkan kekuatan Ketetapan Hati terbangun dalam hidup kita terlebih dahulu.

 

Dengan kita mengimajinasikan janji-janji Tuhan dan selalu memperkatakan/ memperbincangkannya, akan terbangun the power of will yang memang kita butuhkan untuk menggerakkan kita keluar dari zona nyaman dalam hidup kita dan melangkah menuju masa depan. Setiap langkah menuju masa depan menuntut kita untuk rela membuang/ mengorbankan hal-hal tertentu dalam hidup kita yang ‘tidak cocok’ untuk kita bawa ke masa depan.

 

Saya berikan contoh: Ketika Tuhan meyakinkan saya bahwa melalui hidup & pelayanan saya, Dia akan membangkitkan gereja yang mengubah kota serta orang percaya yang berpengaruh, terpandang & disegani di bangsa ini, maka Roh Kudus juga menegaskan adanya area-area hidup saya yang harus saya ‘buang’ karena justru hanya akan jadi ‘beban’ di masa depan.

 

Maka sesuai arahan Roh, saya mulai mengikis kebiasaan saya berlama-lama menonton TV, memperhatikan update FB dan lain-lain. Belum lagi arahan Roh yang mengharuskan saya untuk juga ‘mengasah kembali’ area imajinasi dalam hidup saya, itu semua memberikan suatu tuntutan tersendiri dalam hidup saya. Tapi dengan saya terus mengikuti tuntunan RohNya, saya mendapati, apapun jenis ‘bayar harga’, wujud tanggung jawab & pengorbanan yang memang harus saya lakukan, dapat saya lakukan dengan mudah!

 

Kuasa imajinasi menolong saya mengenali jalan-jalan Tuhan yang harus saya lalui dan sekaligus mengkondisikan diri saya untuk memiliki kekuatan saya butuhkan guna terus melangkah menuju ke masa depan! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus