Top

06 Juli 2019

Yohanes 4:14 (TB) tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Yohanes 6:27 (TB) Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidupĀ yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

Yohanes 10:28 (TB) dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Ayat – ayat di atas memberikan dimensi rohani dan pemahaman yang berbeda ketika saya membacanya. Saya menjadi yakin, ‘kehidupan yang kekal’ itu ADA dan kita akan ALAMI! Sebab bumi dan isinya adalah milik kepunyaan Tuhan, bukan milik iblis, dosa, dan maut. Bumi adalah tempat dimana KEBENARAN (2 Pet 3:13) damai sejahtera, dan sukacita itu nyata (Rom 14:17) Bumi adalah wilayah teritorial Kerajaan Surga (Mat 6:10)

Jadi sangatlah aneh jika kita masih saja memikirkan kehidupan kekal yang dimaksud Yesus adalah nanti setelah kita mengakhiri masa kehidupan di bumi. Tidak! Bukan itu maksud Yesus. Pemerintahan Kerajaan Surga akan selamanya nyata di atas bumi ini melalui kehidupan kita. Tidak ada lagi ratap tangis dan orang fasik. Sistem kehidupan ilahi akan kembali nyata di atas bumi!

Selama ini kita “masih nanggung dalam menghadapi” maut. Bahkan kita “masih kalah oleh maut”. Buktinya masih banyak orang percaya yang “pasrah” alami kematian. Sekalipun seringkali kita tidak mau menyebutnya sebagai kematian, melainkan sebagai “proses pindah kepada kekekalan”, tetap saja itu namanya MATI!

Saya sangat yakin, kitalah generasi yang ditetapkan untuk menelan maut dalam kemenangan! Sebab kehidupan yang kekal itu bukanlah hanya di surga, melainkan di bumi. Untuk apa kita diciptakan dan hidup di bumi jika akhirnya mati dan kembali pindah kepada kekekalan? Bukankah pada mulanya kita sudah berasal dari kekekalan? Apakah bumi ini hanya menjadi tempat singgah sementara saja lalu kembali pindah ke dalam kekekalan? Tidak!! Rencana Tuhan yang semula tidaklah seperti itu!! Ketika Tuhan menciptakan langit, bumi, segala isinya, dan manusia, itu semua sifatnya kekal. Oleh karena manusia jatuh dalam dosa maka maut jadi berkuasa (upah dosa ialah maut – memasuki dunia waktu) Tapi sebelum itu, semua ada dalam kekekalan!

Saya percaya generasi akhir ini yang akan menyatakan KEMENANGAN YANG KONKRIT/ NYATA atas maut!! Bumi ini akan kita “take over” sepenuhnya dengan kekekalan! Langit dan bumi yang lama serta orang fasik akan berlalu! Tapi kita yang berada dalam firmanNya dan firmanNya yang tinggal di dalam kita akan tinggal tetap!

Seluruh makhluk sedang menantikan saatnya anak – anak Allah dinyatakan! Mereka sedang ada dalam cengkeraman kebinasaan. Jika mereka berharap pada kita yang juga akan “ditelan oleh maut”, maka pengharapan mereka jadi sia – sia! Tapi karena kita ditetapkan untuk menelan maut dalam kemenangan, maka pengharapan mereka tidak akan pernah sia – sia! Mereka akan menikmati kekekalan bersama dengan kita anak – anak Allah!

Roma 8:18-20 (FAYH) Namun, penderitaan kita sekarang ini tidak ada artinya jika dibandingkan dengan kemuliaan yang kelak akan diberikan-Nya kepada kita. Karena dengan sabar dan penuh harap segala ciptaan menantikan hari Allah akan membangkitkan anak-anak-Nya. Sebab pada hari itu duri dan onak, dosa, kematian, dan kebusukan, yaitu hal-hal yang dahulu mengalahkan dunia dengan paksa atas perintah Allah, akan lenyap semuanya. Dunia sekeliling kita akan turut menikmati kemuliaan bersama-sama dengan anak-anak Allah yang telah dibebaskan dari cengkeraman dosa.

Yesaya 65:17 “Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.

Yesaya 66:22 Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman TUHAN, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap.

Saya semakin percaya, bumi ini akan kita take over! Ini adalah milik kita. Pemulihan segala sesuatu akan terjadi. Langit dan bumi yang baru akan nyata melalui kehidupan kita orang percaya. Kehidupan kita akan kembali dan berada dalam rencana kekal Tuhan yang dari semula sudah Dia tetapkan!#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus