Top

07 Maret 2019

Message ini adalah lanjutan dari message kemarin.

2. Sandingkan dan bandingkan antara fakta dan data dengan firmanNya.

Saat kita sudah mengambil keputusan untuk lebih mempercayai firman, ambil dan sandingkan fakta dan data yang ada dengan firmanNya! Jika kondisinya masih jauh, sangat bertolak belakang antara fakta dan data dengan firmanNya, ini bukan pertanda buruk. Justru ini adalah suatu pertanda bahwa fakta dan data ini sudah sedemikian jelas! Seperti suatu “marking spot”, suatu titik yang sudah ditandai dan harus kita perangi!

Abaikan fakta dan data itu! mulailah BERFOKUS memandang kepada firmanNya. Mulai RENUNGKAN firman yang ada. Gali pemahaman dari firman itu. Tarik keluar fakta-fakta rohani yang terkandung dari firmanNya. Mulai DOAKAN firman yang ada, di sini PERANAN MULUT kita menjadi sangat penting, karena dengan mulut kita yang TEKUN memperkatakan FAKTA ROHANI yang ada dalam firmanNya, kita sedang mempengaruhi diri untuk lebih MEMPERCAYAI firmanNya. Semakin kita tekun memperkatakan firman, perlahan dasar keyakinan kita akan mulai terbangun.

Pergunakan IMAJINASI kita untuk mulai dapat MELIHAT seandainya janji firman itu tergenapi dalam hidup kita, sambil terus memperkatakan firman sampai ROH KITA BERKOBAR-KOBAR. Saat kita belum bisa melihat janji firman itu, terus deklarasikan firman sampai selubung-selubung musuh yang begitu menyelimuti kita mulai dirobek satu persatu dari pikiran kita.

Saat itulah muncullah secercah HARAPAN, hei…. janji itu benar buat saya! Terus perkatakan sampai roh kita berkobar-kobar, tanda ada pekerjaan roh yang sedang mematereikan doa yang sedang kita naikkan!

3. Lakukan deklarasi firman sampai terbangun suatu dasar keyakinan yang baru, yang bertolak belakang dengan dasar keyakinan yang lama.

Saat kita melakukan hal ini dengan tekun, kita akan melihat suatu keyakinan yang baru mulai muncul. Seperti ada tembok perlawanan yang mulai terbangun kuat. Tadinya kita terombang-ambing antara fakta dan data, namun sekarang kita dengan tegas mulai bisa menepis fakta dan data yang ada, dan mulai timbul keyakinan yang baru bahwa apa yang kita deklarasikan pasti terjadi!

Sebagai gilirannya kita akan berhenti mencari alternatif-alternatif lain yang lebih mudah dan mulai meyakini hanya ini (firman-Nya) sebagai keyakinan yang baru. Saat itulah dasar keyakinan yang baru mulai terbangun. Semakin kita bertekun membangun dasar keyakinan kita, dari pikiran kita mulai bisa MEMBLOKIR filosofi/pemikiran manusiawi dan duniawi yang melintas atau yang kita dengar. Gambarannya seperti terbangun immune tubuh yang mampu menolak serangan virus perkataan musuh dan pendendam! Perlahan isi (contain) percakapan, imajinasi dalam pikiran kita dan deklarasi yang kita bawa pun mulai terbawa dan menjadi beda!

2 Korintus 4 : 13
(13) Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

Keyakinan kita pun mulai menjadi DASAR bagi kita berpikir, bertindak dan berkata-kata! Kalau dulu melakukan sesuatu karena pertimbangan-pertimbangan manusiawi dan duniawi, sekarang kita mulai mempercayai bahwa ada Tuhan yang menyertai, ada otoritas dan kuasa menjadi Anak Allah karena kita menerima firmanNya (Yoh 1:12).

Somehow, dalam diri kita timbul keberanian dan kebebasan dalam roh kita. Kita bisa berdoa, berkata-kata dengan begitu lepas dan merdeka! Tidak lagi terhimpit oleh fakta dan data. Kemerdekaan mulai terjadi dan kita bisa mengekpresikan roh kemenangan yang Tuhan nyatakan dalam batin kita dengan leluasa!

Saya percaya saat ini pekerjaan firman dan RohNya sedang terus datang bagi gerejaNya, Roh Kudus sedang terus bekerja untuk membenahi dasar keyakinan kita dan membangun ulang jati diri kita yang sejati di dalam Kristus Yesus!

Responi pekerjaan firman dan Roh yang ada, dan alamilah kemenangan bersama Kristus sebagai bagian dari tubuhNya!#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus