Top

09 Agustus 2018

Message ini adalah kelanjutan dari message kemarin…

2. Kita menjadi pribadi yang MUDAH MENERIMA KOREKSIAN

Hidup kita ini masih dalam proses menuju kesempurnaan. Masih saja banyak areal-areal yang harus dibenahi dan dikoreksi oleh firmanNya. Mungkin saja dalam suatu waktu ada orang-orang yang melihat ketidakakuratan kita, dan ingin menegur atau mengoreksi kita. Kadangkala teguran itu bukan diucapkan dengan kata-kata yang manis, tapi bisa berupa sesuatu yang terasa “pedas” bagi telinga kita atau terasa “menyakitkan”. Atau mungkin juga koreksian yang datang diucapkan oleh orang-orang yang kita rasa ada di bawah level kita. Kondisi ini memang tidak nyaman, namun kalau kita responi dengan salah, justru tidak akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, dan tetap ada di dalam ketidakakuratan. Makin mengeraskan hati.
Dengan adanya roh yang lembut, pekerjaan roh itu akan menolong kita menjadi pribadi terbuka, kita menjadi orang yang tidak mudah tersinggung (offended), mau menjadi pendengar yang baik, sehingga kita semakin mudah menerima koreksian, tidak lagi berusaha mempertahankan diri dengan berkilah atau memberi 1001 alasan (defensive). Dan kitapun dijauhkan dari keinginan untuk “membalas” atau menyerang balik (offensive).

3. Membuat kita menjadi PRIBADI yang LEBIH SABAR dan TOLERAN terhadap orang atau peristiwa yang menjengkelkan

Seringkali dalam kehidupan sehari-hari, ada saja orang-orang yang karena satu dan lain hal melakukan sesuatu atau mengucapkan sesuatu, yang bisa membuat kita ter-iritasi dan menjengkelkan kita. Bisa juga kita alami ada peristiwa atau situasi yang tidak mengenakkan, dan kalau kita terpancing, pasti akan membuat kita “mendidih” dan ingin “meledak” dalam kemarahan.
Roh yang lembut akan menolong kita untuk tenang, istilahnya “cool-down“.
Ketika kita tetap TENANG, kita bisa berFOKUS untuk memahami, mengerti orang yang bersangkutan dari sudut pandangnya, mencari tahu apa yang membuat dia bisa bertingkah laku seperti itu. Apa yang menjadi akar permasalahannya. Atau apa penyebab dari peristiwa itu. Dan ketika kita berhasil menemukannya, kitapun bisa berfungsi menjadi PEMBAWA DAMAI dengan menjernihkan suasana yang ada dengan perkataan atau perbuatan kita. Dan kalau itu berupa situasi yang kita hadapi, kitapun bisa tetap TENANG dan BERSYUKUR melewati peristiwa tersebut tanpa ter-iritasi sedikitpun.

4. Membuat PENGHARAPAN selalu berkobar dalam hati kita

Pekerjaan roh yang lembut akan menolong kita untuk tidak melihat fakta dan kondisi yang kita hadapi sekarang, namun melihat hasil akhir yang nantinya akan terjadi seusai dengan firman/janji Tuhan yang kita terima.
Meski faktanya sekarang belum berubah, mungkin kita masih menghadapi orang yang sama, kondisi yang sama, namun roh yang lembut pasti membawa kita memiliki PENGHARAPAN yang kuat. Percaya penuh bahwa sesuatu yang baik pasti terjadi. Pengharapan itu akan berfungsi seperti sauh (jangkar) yang kuat dan membuat kita tidak mudah diombang ambing oleh apapun. (Ibr 6:19-20)

5. Menjadi pribadi yang KUAT BERTAHAN (endure) dalam menjalani proses pembentukan sampai alami perubahan yang sejati

Setiap kita pasti alami proses pembentukan dan peremukan, dan pasti akan dicetak seturut dengan firmanNya. Saya tahu proses peremukan itu bukanlah sesuatu yang mengenakkan. Tapi Tuhan selalu dekat orang yang sedang remuk hati (Maz 34:18). Tujuan peremukan adalah kita menjadi orang yang MUDAH DIBENTUK, MAU DIAJAR dan MAU BERUBAH.
Untuk alami sebagai ciptaan baru harus banyak alami perombakan ulang dalam hidup kita. Roh dari pikiran kita harus dibentuk ulang dengan logika ilahi, sebagai gilirannya tentu dalam gaya hidup-pun harus alami perombakan besar-besaran. Dengan memiliki roh yang lembut, saya percaya Dia akan menguatkan kita untuk bertahan dalam proses pembentukan, sehingga kita tidak buru-buru ingin keluar dari proses pembentukan.

Percayalah, jika kita ingin buru-buru keluar dari proses tersebut, kita tidak akan pernah JADI!
Karena itu mintalah roh yang lembut untuk terus datang, mengayomi dan mencengkeram hidup kita dan alamilah perombakan besar-besaran, alami pekerjaan firman dan RohNya mencetak ulang diri kita menjadi ciptaan yang baru ! Amin #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus