Top

09 April 2019

Mendisiplin diri untuk terus melakukan hal yang benar – di segala waktu & di segala situasi tidak akan pernah bisa kita lakukan dengan kemampuan lahiriah/ manusiawi kita sendiri; kita membutuhkan peranan pribadi Roh Kudus untuk menolong & memampukan kita!

 

Yohanes 14:15-17 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu SEORANG PENOLONG YANG LAIN, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

 

1. Pastikan hati yang mencintai Tuhan secara MGH menjadi motivasi yang menggerakkan kita untuk terus melakukan hal yang benar.

 

Saat seseorang mulai melakukan hal yang benar dengan motivasi karena memang ia mencintai Tuhan, orang yang bersangkutan biasanya akan terus menikmati bekerjanya kuasa anugerah yang memampukan dirinya untuk melakukan hal yang benar. Menjadi suatu masalah jika motivasi seseorang untuk melakukan hal yang benar dengan motivasi yang lain; dalam waktu singkat, atau jika adanya tantangan, orang yang bersangkutan akan mulai kembali bertindak sesuai dengan emosi negatif yang membakar batinnya!

 

Disinilah Roh Kudus akan memainkan perananNya sebagai seorang Penolong dalam hidup kita! Berkata-kata dan mintalah untuk Roh Kudus menolong kita dipenuhi, di kobarkan dengan kasih akan Tuhan! Tidak ada motivasi lain yang lebih baik dalam kita melangkah untuk melakukan hal yang benar kecuali hati yang memang mencintai Tuhan & kebenaranNya!

 

2. Kata ‘Penolong’ yang lain, ditulis dengan kata Yunani Parakletos yang dapat diartikan sebagai Seseorang yang berdiri mendampingi, yang berbicara dihadapan Hakim bagi kepentingan orang lain.

 

Seringkali, dalam kita bertindak untuk melakukan apa yang benar, kita akan mendapati adanya tuduhan, tekanan dari Musuh yang terus berusaha mengungkit kehidupan masa lalu kita. Roh Kudus sebagai ‘pengacara’ kita akan berbicara kepada Hakim yang Agung itu dan memintakan untuk kita keputusan dari sang Raja (Maz 8:2, 1 Pet 5:7-9)

 

Ketika seseorang berdoa dalam bahasa roh, Roh Kudus mempergunakan doa bahasa roh tersebut untuk bersyafaat dihadapan Bapa (Rom 8:26-27) Dari berbagai ketetapan yang Bapa berikan (1 Kor 2:12) berbagai perubahan dialam lahiriah ini akan mulai terjadi (Rom 8:28)

 

Belajarlah untuk terus menjagai kobaran api roh doa dalam hidup kita; doa-doa yang kita naikkan adalah merupakan tindakan legal yang kita lakukan untuk kembali melibatkan kedaulatan Tuhan dalam dunia ini.

 

3. Realita dari keberadaan & penyertaan Roh Kudus dalam hidup kita akan mengkondisikan untuk selalu munculnya dorongan melakukan hal yang benar dalam kehidupan sehari-hari kita.

 

Roh Kudus juga disebut sebagai Roh Kebenaran, otomatis hadirnya realita keberadaan Roh Kudus akan mengkondisikan seseorang jadi terus melakukan & hidup dalam kebenaran!

 

Makin nyata realita keberadaan Roh Kudus dalam hidup seseorang, makin kuat dorongan yang orang tersebut alami untuk ia hidup dalam kebenaran!

 

Itu sebabnya dorongan untuk melakukan hal yang benar akan selalu muncul dari dalam batin kita. Roh Kudus sedang melatih kita untuk meninggalkan kepasifan rohani & menjadi sosok individu yang lebih sensitif terhadap dorongan/ gerakan Roh didalam batin kita – Roh Kudus melatih kita menjadi pribadi yang responsif & penuh dinamika dalam melakukan kebenaran.

 

Dorongan untuk melakukan hal yang benar memang harus berasal dari dalam hidup kita sendiri sehingga ‘berbagai godaan’ yang berasal dari orang-orang fasik di sekeliling kita tidak akan pernah menggoda kita lagi. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus