Top

09 Juli 2019

Saya semakin disadarkan oleh Roh Kudus bahwa musuh utama dari kebanyakan orang percaya adalah ‘distraction’ – roh-roh Jahat hanya perlu mengeluarkan suatu usaha sederhana dengan memanfaatkan masih adanya berbagai keinginan manusiawi, kehidupan kedagingan maupun masih adanya berbagai aspek hidup yang belum akurat, dan biasanya dengan begitu saja orang-orang percaya jadi kehilangan fokus hidup mereka dari realita Tuhan maupun penggenapan rencanaNya!

Distraction menjadi senjata yang sangat mematikan karena orang-orang percaya tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang membahayakan, selalu dianggap sebagai hal yang biasa, normal dan memang banyak terjadi/ dialami oleh orang-orang lain. Mampu dengan mudah membuat orang percaya jadi terlena, tidak menyadari bahwa sesungguhnya mereka sudah semakin jauh dari realita Tuhan, semakin merosot dari standart kehidupan Iman, semakin terbiasa dengan berbagai ketidakakuratan yang ada di sekelilingnya dan bahkan mulai memaklumi berbagai tindakan dosa (baca: sering diistilahkan oleh banyak orang sebagai suatu kelemahan). Itu sebabnya adalah sangat penting untuk setiap orang percaya ‘bersikap tegas dan penuh disiplin’ pada dirinya sendiri.

1 Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Tanpa disadari, bahkan para pemimpin rohani/ gembala jemaat; begitu jemaat mulai menyadari keberadaan mereka sebagai seorang anak rohani yang harus berfungsi menjadi anak penghiburan/ anak kebanggaan bagi pemimpin/ bapa rohani mereka, ada banyak pemimpin/ gembala jemaat yang jadi malah terjebak dalam zona nyaman – terlanjur menikmati berbagai keistimewaan yang diberikan oleh para jemaat/ anak rohaninya.

Distraction bisa datang dalam berbagai bentuk – bisa melalui berbagai peristiwa negatif yang datang secara bertubi-tubi maupun melalui berbagai bentuk berkat, kemenangan dan terobosan (baca: kemudahan hidup lainnya)

Pendek kata, tujuan dari Distraction adalah membuat orang-orang percaya maupun para pemimpin tidak lagi segiat, sengotot – mati-matian, gila-gilaan & habis-habisan bagi Tuhan dan penggenapan rencanaNya seperti yang dahulu pernah mereka miliki dalam hidup mereka. Seringkali Musuh akan memperlengkapi Distraction dengan berbagai alasan yang ‘masuk akal’, bisa diterima oleh orang banyak dan berbagai jenis alasan lainnya seperti misalkan: “Saya khan sudah mulai tua, tentu saja berbeda. Saya sudah memikul tanggung jawab yang lebih banyak, tidak boleh senekat dulu, dll.”

Melalui Daily devotion hari ini, saya menantang kita semua untuk kembali berfokus pada realita Tuhan dan penggenapan rencanaNya; bangkit dalam kuasa Roh untuk menyingkirkan semua debu-debu & karat-karat kenikmatan dunia ini, membakarnya habis dengan api kebangunan rohani sehingga manusia roh kita kembali berkobar-kobar dalam melayani Dia!

Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Inilah saatnya api kebangunan rohani, roh terobosan Ilahi, nature sebagai seorang revivalist & reformer kembali bermanifestasi melalui kehidupan kita!

Saya mendorong semua anda untuk menyisihkan waktu dari tgl 10-14 Agustus 2019 dan ikutilah acara retreat keluarga besar SnS di wisma Kinasih. Tuhan sudah menyatakan kepada saya bahwa Dia akan melahirkan para revivalist & reformer atas Indonesia melalui acara retreat ini. Jangan biarkan distraction terus menyerongkan perjalanan rohanimu. Inilah saatnya untuk kembali mengejar realita Tuhan dan melanjutkan perlombaan iman kita hingga garis akhir!

Untuk informasi detail tentang acara retreat ini, hubungi Bpk. Maranatha (087881405040) atau Ibu Christine (0817788704)

#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus