Top

09 Oktober 2018

Banyak orang bertanya, apa itu Logika Ilahi? Untuk memahaminya, saya mau mengajak kita memahami terlebih dahulu apa itu Logika. Kata ‘Logika’ berasal dari satu akar kata Yunani: Logos; kata ‘Logika’ sendiri bisa diartikan sebagai Hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika adalah salah satu cabang ilmu filfasat. Sebagai ilmu, Logika disebut dalam bahasa Latin dengan istilah ‘Logica Scientia’ atau Ilmu Logika, suatu ilmu yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara sistematis, tepat & teratur. Ilmu logika ini akan mengasah (kemampuan) akal budi seseorang untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam suatu tindakan (sumber: Wikipedia)

Jadi, dari pemahaman singkat tentang Logika diatas, saya dapat menyatakan suatu definisi tentang Logika Ilahi: Suatu pemikiran, pertimbangan yang didasarkan pada prinsip-prinsip firman & pernyataan Roh yang mempengaruhi/ menentukan pengambilan keputusan seseorang sehingga apapun keputusan yang ia ambil akan selalu memposisikan dirinya sebagai pelaku firman, menjadi orang benar yang hidup didalam Iman dan memperkenan hati Tuhan.

1. Saat kita membangun Logika Ilahi, pikiran yang kita miliki akan menjadi Partner kerja yang sangat ideal bagi manusia roh kita.

Dari sejak dahulu, saya sering mendengar ada banyak hamba Tuhan berkhotbah: Kalau kamu ingin mengikut Tuhan, kamu harus lebih mengikuti arahan yang datang dari hatimu – bukan pikiranmu! Selama ini saya menganggap bahwa pikiran adalah merupakan musuh dari hati/ manusia roh kita. Sekarang saya baru memahami bahwa yang dimaksud oleh banyak hamba Tuhan: Jangan mengikuti pikiran adalah pikiran yang belum dibaharui (Rom 12:2, Ef 4:23) Sebab saat kita mulai membangun Logika Ilahi dalam hidup kita, aspek pikiran justru akan menjadi Partner kerja yang sangat ideal dari manusia roh kita. Melalui pikiran yang sudah diperbaharui (Logika Ilahi) kita akan bisa menggali pemahaman yang lebih mendalam dari setiap firman yang Tuhan nyatakan; kita jadi bisa menetapkan langkah-langkah konkret yang mengkondisikan diri kita jadi pelaku firman; kita jadi bisa merancangkan langkah-langkah tekhnis yang harus kita persiapkan untuk meraih berbagai perkara Ilahi yang Tuhan persiapkan di masa depan dan lain-lain.

Pendek kata, tanpa kita berfokus untuk membangun Logika Ilahi dalam hidup kita, kita akan cenderung untuk terus berputar-putar dalam menjalani perjalanan rohani kita. Semua pernyataan Roh/ penyingkapan firman hanya akan berwujud sebuah konsep belaka, tidak ada langkah-langkah praktis yang bisa kita tetapkan untuk menjadi acuan guna merealisasikan pernyataan Roh tersebut!
Bangunlah Logika Ilahi dalam hidupmu dan manusia rohmu akan mengalami berbagai terobosan maupun kemajuan yang memang di butuhkan! #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus

Message ini akan berlanjut besok…