Top

1 April 2021

Langit dan bumi yang baru (dimensi kemuliaan) sangatlah riil. Terlepas kita mempercayai ataupun tidak, mengetahui realita dari dimensi kemuliaan itu ataupun tidak, tapi semua itu tidak mengurangi realita serta keberadaan dari dimensi kemuliaan itu sendiri.

Dalam dimensi kemuliaan ini, ada banyak hal yang secara lahiriah sedang kita butuhkan, dan sesungguhnya ‘di sana’ sudah tersedia secara limpah – ‘menunggu’ untuk kita melangkah memasuki dimensi kemuliaan yang ada dan menikmati apa yang Bapa sudah sediakan bagi kita.

– Untuk orang-orang yang secara lahiriah membutuhkan terobosan di aspek keuangan, di dalam dimensi kemuliaan Tuhan telah tersedia ‘miracle money’ bagi mereka.

– Untuk orang-orang yang sedang terus mencari pekerjaan yang baik, sudah tersedia ‘miracle job’ bagi mereka.

– Untuk orang-orang yang secara fisik membutuhkan implan organ tubuh tertentu, ‘di sana’ telah tersedia berbagai organ tubuh yang baru.

– Bagi mereka yang memiliki kebutuhan besar tapi apa yang sudah dimiliki terasa tidak cukup atau terlalu sedikit. Yesus memberikan contoh, saat Ia harus memberi makan 5000 laki-laki hingga kenyang dan tersisa 12 bakul. Hanya bermodalkan 5 roti dan 2 ikan – jatah makan anak kecil.

Memang tidak setiap hari Yesus melakukan mukjizat memberi makanan, namun itu menunjukkan bahwa setiap kali kita membutuhkan mukjizat (bukan karena menginginkan), maka kita akan bisa mendapatkannya.

1. Terus tumbuhkan level takaran iman yang kita miliki.

Sehingga saat kita menghadapi suatu tantangan tertentu dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat adanya ‘alternatif lain’ yang Tuhan sediakan sebagai solusi yang lebih baik bagi kita. Terlepas dari berbagai solusi lahiriah yang seringkali ditempuh oleh banyak orang.

2. Latih diri kita untuk terus hidup di dalam Roh-Nya.

Terus taati setiap tuntunan yang Roh Kudus berikan. Setiap langkah ketaatan yang kita lakukan, sedang mendekatkan diri kita untuk menikmati realita kemuliaan-Nya. Seringkali Roh akan mulai mengajar kita tentang realita dimensi kemuliaan tersebut dan bagaimana menikmati semua penyediaan yang Bapa sudah persiapkan bagi kita dari hal-hal kecil atau sederhana.

Misalnya ketika kita lupa menaruh kunci mobil. Walau kita sudah mencarinya ke seluruh rumah, namun tidak dapat menemukannya. Maka berdoalah dan meminta agar Roh Kudus mengirimkan seorang malaikat-Nya untuk membantu dan menuntun kita menemukan kunci itu.

Alami dan nikmatilah ‘mukjizat kecil’ tersebut. Jadikan setiap ‘mukjizat kecil’ yang kita alami sebagai batu loncatan kita meraih keajaiban yang lebih lagi.

3. Terus jagai dan tumbuhkan level ekspektasi serta pengharapan untuk termanifestasinya berbagai keajaiban yang bersumber dari dimensi kemuliaan ke dalam kehidupan sehari-hari kita.

Manifestasi kemuliaan adalah wujud dari kedaulatan Tuhan sendiri. Tidak ada satu orang pun yang berhak, mampu ataupun layak untuk mendikte Tuhan.! Tapi pada dasarnya, Tuhan selalu bertindak berdasarkan pola tertentu. Cukup dengan kita terus mengikuti pola ilahi yang Tuhan tunjukkan, maka mukjizat dan tanda ajaib lainnya akan mulai berdatangan.

Jadi jangan pernah berhenti untuk terus mengharapkan terjadinya berbagai manifestasi Roh. Dan seandainya apa yang kita harapkan ternyata belum terwujud, jangan pernah berlama-lama untuk merasa bimbang, takut atau sebagainya. Terus tumbuhkan persekutuan kita dengan Tuhan, dan tetaplah melangkah dalam iman.

Saat dengan penuh ketulusan kita terus mendesak dalam hadirat-Nya dan membawa semua kesulitan kita untuk melangkah dalam iman kepada-Nya. Saya yakin, Roh Kudus tidak akan membiarkan kita terus dalam pergumulan kita. Roh akan menuntun kita dalam segala kebenaran. Bukan sekadar untuk membuka pemahaman kita, tapi juga menolong kita agar dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari kita. #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus