Top

1 Februari 2020

Malam tadi tiba – tiba saya melihat suatu penglihatan: Ada suatu jalan yang sunyi dan sempit serta lurus. Dan jarang orang melalui jalan itu. Tapi jalan itu sangat terang dan penuh kemuliaan. Lalu ada suara yang memberitahukan nama jalan tersebut: Jalan kematian daging, jalan penyerahan hak, jalan tanpa popularitas dan tanpa keterkenalan.

 

Segera saya jadi paham mengapa jalan itu jadi tidak diminati orang. Sebab apa yang mereka cari yaitu popularitas dan keterkenalan, tidak bisa mereka temukan di jalan itu. Tapi seketika roh saya bergelora melihat jalan itu. Saya begitu antusias ingin memasukinya dan melangkah di sana. Saya langsung paham; itulah petunjuk dan jalan yang memang harus saya tempuh, itulah jalan kepunyaan saya.

 

Entah bagaimana saya merasakan penyingkapan penglihatan yang Roh Kudus lakukan dalam batin ini sangatlah berharga. Seketika Roh mengingatkan saya dengan ayat – ayat firman di bawah ini :

 

Ayat pertama : Lukas 5:15-16 (TB) Tetapi kabar tentang Yesus makin jauh tersiar dan datanglah orang banyak berbondong-bondong kepada-Nya untuk mendengar Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka. Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.

 

Ayat di atas menegaskan kepada saya, bahwa popularitas dan keterkenalan bukanlah “habitat saya”, habitat saya adalah realita hadirat-Nya. Di sanalah saya memuji dan menyembah Dia dalam Roh dan Kebenaran. Di sanalah jiwa saya dipuaskan. Di sanalah saya beroleh pengenalan akan Dia yang membuat saya menyatu dengan-Nya! Di sanalah saya melayani Dia sebagai sang Raja segala raja. Itulah jati diri dan TUJUAN HIDUP saya! Di sanalah saya harus berfokus!

 

Ayat kedua : Kisah Para Rasul 8:26 (TB) Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: “Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.” Jalan itu jalan yang sunyi.

 

Roh Kudus berbicara dalam batin saya: Masukilah jalan yang sunyi itu (hidup dalam kematian daging dan melayani Dia sebagai sang raja di ruang takhta-Nya). Dengan demikian aku akan mempertemukan engkau dengan ‘orang – orang kunci’ yang membuka hati dan pikiran untuk Injil Kerajaan Surga. Orang – orang itu akan di jamah oleh kehidupan Roh yang ada dalam batinmu, sehingga mereka mulai bisa melihat Kerajaan-Ku dan melangkah dalam rencana-Ku. Mereka akan memberi diri bagi penggenapan rencana-Ku atas kota dan bangsa!

 

Hati saya sungguh bergelora pagi ini karena melihat jalan itu dan memasukinya. Ada pujian dan penyembahan yang terus memancar dalam diri saya! Inilah jalan terbaik, jalan kemuliaan Tuhan, dan jalan melayani Dia sebagai sang Raja! Benar – benar saya bisa merasakan “klik” di dalam batin. Saya telah menemukan jati diri saya yang sejati di dalam Dia! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus