27 September 2021

Pagi ini Roh Kudus membawa saya untuk memerhatikan dan menghubungkan beberapa message yang Dia berikan dalam beberapa waktu terakhir ini agat bisa melihat ‘gambar besar’ yang Tuhan ingin tunjukkan:

 

a. Waspadai datangnya ‘hari yang jahat’ dan ‘masa yang sukar’. Sebab hal itu ditujukan oleh Iblis untuk ikut mencetak kehidupan dari semua manusia yang hidup di hari-hari terakhir ini, termasuk kehidupan orang percaya!

 

b. Tuhan menghendaki sebagai orang percaya agar menjalani kehidupan sehari-hari dengan memiliki mentalitas seperti seorang prajurit, olahragawan dan petani yang bekerja keras.

 

c. Tuhan menghendaki agar kita tekun mendoakan ayat-ayat firman dan janji Tuhan serta pernyataan Roh yang kita terima. Sambil mengimajinasikan realita penggenapan janji Tuhan tersebut, berdoalah dalam bahasa roh. Ketika kita menangkap datangnya suatu impresi rohani, kita pakai impresi tersebut sebagai bahan deklarasi atau melepaskan pesan nubuatan dalam doa-doa kita.

 

d. Tuhan menegaskan bahwa keberadaan orang-orang percaya di akhir zaman ini seperti sepuluh anak dara – lima di antaranya anak dara yang bijaksana dan lima di antaranya anak dara yang bodoh. Pembeda di antara dua kelompok tersebut adalah ‘minyak’. Tuhan menghendaki untuk kita sebagai orang percaya yang hidup di akhir zaman ini ‘membeli banyak minyak’ sehingga terus memiliki ‘mata yang terbuka’ untuk melihat realita Tuhan (Wahyu 3:18, Matius 5:8).

 

Dari beberapa ‘potongan message‘ yang Roh Kudus berikan, terlihatlah ‘gambar besar’ yang Tuhan ingin untuk dapat kita pahami:

 

1. Tuhan menghendaki untuk kita mulai membangun kehidupan doa yang profetik.

 

Tidak bisa dipungkiri, ‘hari yang jahat’ dan ‘masa yang sukar’ sedang terus dipakai oleh si Jahat untuk menekan dan mencetak ulang kehidupan orang-orang percaya guna merusak atau menghancurkan setiap aspek keilahian yang sudah pernah terbangun dalam kehidupan mereka.

 

Media sosial ikut dipakai sebagai alat oleh si Jahat untuk mempengaruhi area pikiran dan emosi banyak orang, sehingga ada begitu banyak orang yang terus hidup dalam ikatan ketakutan, kecurigaan maupun intimidasi lainnya.

 

Saat orang-orang percaya bertekun membangun kehidupan doa yang profetik, mereka jadi terus terjagai dari berbagai proses penghancuran kehidupan ilahi yang ditargetkan oleh si Jahat untuk terjadi dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai orang percaya.

 

Tuhan menghendaki justru di tengah kegelapan, kita dapat bangkit untuk menjadi terang! Pada saat semua orang sedang ketakutan, putus asa atau tawar hati, kita justru datang dengan membawa Firman Hidup Kekal yang berasal dari mulut Tuhan sendiri! Kita akan menjadi solusi, minimal menjadi sarana bagi mereka yang sedang berbeban berat dalam kehidupan ini untuk bertemu secara pribadi dengan Yesus sang pembebas!

 

Wahyu 21:3-5 (TB) Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”

 

Sementara menuliskan ayat di atas, saya menerima suatu impresi rohani: Sedang terjadi pergulatan yang hebat dalam alam roh, meskipun kecenderungan banyak orang yang tidak akurat terus memberi leverage atau keuntungan tersendiri pada pihak si Jahat, tapi dari pihak Tuhan, Dia tidak tinggal diam! Dia sedang melahirkan generasi orang-orang percaya yang terus hidup hanya dari firman-Nya dan terus memberi diri untuk dipengaruhi hanya oleh pekerjaan Roh-Nya!

 

Inilah generasi umat yang layak bagi Tuhan yang sedang Dia bangkitkan untuk menjadi terang di tengah bangsa-bangsa yang sedang diliputi oleh kegelapan. Inilah generasi orang percaya yang menjalani jalan hidup ‘sangkal diri’ dan ‘pikul salib’ – rela mengosongkan dirinya dari berbagai bentuk keakuan dan berbagai bentuk cinta dunia, cinta diri sendiri maupun cinta akan uang. Karena itulah mereka mengalami promosi yang berasal dari Bapa sendiri. Dan diberi otoritas untuk membawa nama Yesus dan bergerak dalam kuasa yang sama seperti yang sudah Dia terima dari Bapa!

 

Wahyu 12:5 (TSIE25) Lalu perempuan itu melahirkan seorang Anak laki-laki. Anak itulah yang dinubuatkan nabi dengan berkata bahwa Dia akan sangat berkuasa untuk “memerintah atas seluruh bangsa.” Dan kuasa-Nya digambarkan seperti “tongkat besi yang dengan mudah menghancurkan bejana tanah liat.” Tetapi sesudah Anak itu lahir, tiba-tiba Dia diambil dan dibawa kepada Allah untuk memerintah bersama Allah di sebelah takhta-Nya.

 

Inilah manifestasi dari sang Anak Allah yang kembali hidup dalam dunia ini melalui kehidupan dari para anak Allah. Yaitu kehidupan sehari-hari umat pilihan-Nya sendiri untuk menghadirkan pemulihan segala sesuatu!

 

Roma 8:18-19 (TB) Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan.

 

Tuhan berkata lebih lanjut: Aku akan kembali menghadirkan realita kerajaan-Ku dalam kehidupan umat-Ku juga atas semua orang yang mau menerima Firman Hidup Kekal dari pada-Ku! Emosi negatif, kesedihan dan perkabungan akan Aku hapuskan dari kehidupan umat-Ku. Sebaliknya, Aku akan terus menyebarluaskan sukacita, keceriaan, damai sejahtera dan rasa berkemenangan melalui kehidupan umat-Ku!

 

Message ini masih akan berlanjut lagi besok.

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus

 

_________

 

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106