Top

11 April 2019

Emosi, emotion adalah singkatan dari kata Energy in Motion – energi yang bergerak. Energi memiliki kemampuan untuk menggerakkan orang – ke arah yang positif maupun ke arah yang negatif. Energy yang positif akan menggerakkan orang ke arah yang positif sedang energi yang negatif cenderung menggerakkan orang ke arah hidup yang negatif pula…
Itu sebabnya Roh Kudus sebagai Roh Penghibur berkeinginan untuk selalu memenuhi batin kita dengan energi yang positif – dengan sukacita, sorak sorai, damai sejahtera, ucapan syukur, roh yang berkemenangan dan lain-lain…
1. Roh memberikan firman tentang kelepasan, kelegaan, sukacita & damai sejahtera yang berasal dari firman & RohNya.
Sebuah emosi hanya akan menjadi suatu energi yang meluap-luap/ meledak-ledak untuk sementara belaka dan bakal hilang begitu saja tanpa ada bekasnya. Tapi ketika emosi positif yang kita rasakan bersumber dari firmanNya, akan ada dampak kuat yang bisa kita hasilkan dan hal tersebut memiliki kemampuan untuk mengubahkan yang luar biasa. Lihatlah ledakan dinamit – dari ledakan yang terjadi, ada suatu energi yang dilepaskan & otomatis energi yang dilepaskan saat suatu dinamit meledak memiliki daya hancur yang luar biasa! Demikian pula saat emosi positif meledak dalam hidup kita karena adanya firman, ledakan emosi positif tersebut akan menghancurkan seluruh pekerjaan musuh dalam hidup kita!
Ada beberapa firman yang saya ingin bagikan kepada anda; doa saya, firman berikut akan mengaktifasi roh yang berkemenangan dalam hidup kita semua…
Mazmur 28:7 TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.
Mazmur 42:11 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
Mazmur 100:4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Mazmur 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Amsal 17:22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
Matius 11:28-29 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
1 Tesalonika 5:16 & 18 Bersukacitalah senantiasa.
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Perkatakan & jadikan ayat-ayat firman diatas sbg bahan doa kita. Sukacita, sorak sorai & kemenangan yang kita rasakan ada dasarnya!

2. Mulailah melangkah dalam iman, perkatakan firmanNya – pengaruhi kondisi emosimu hingga mulai mencicipi realita suasana/ atmosfir sorga yang terkandung didalam firmanNya. Teruslah berkata-kata memperkatakan firmanNya hingga batinmu kembali berkobar-kobar, emosimu menjadi positif – tidak ada lagi sisa kesedihan, dukacita, kefrustasian, kekecewaan atau berbagai jenis emosi negatif lainnya…
Biar kita mulai ‘melupakan’ seperti apa perasaan & suasana sedih karena memang kita tidak akan pernah membiarkan emosi negatif kembali mendekati kehidupan kita….

3. Semakin ‘wadah emosi’ dalam dirimu dipenuhi dengan jenis emosi positif – sukacita, damai sejahtera, sorak sorai – hingga meluap & melimpah, Tuhan akan memakai limpahan emosi positif tersebut untuk menjangkau & menjamah kehidupan banyak orang yang berinteraksi dengan dirimu.
Dunia sekeliling kita memang dipenuhi dengan berbagai kesedihan & dukacita; meski tidak ada orang yang mau terus hidup dalam dukacita & kesedihan tapi seringkali mereka tidak mampu melepaskan diri kita dari belenggu kegelapan/ maut tersebut.
Melalui kehadiran kita sebagai orang benar yang membawa kelimpahan kehidupan Roh, Tuhan berkehendak untuk memerdekakan mereka melalui kehidupan kita!
Biarlah sukacita pernikahan Anak Domba juga ikut dinikmati oleh setiap orang yang beri teraksi dengan diri kita (Luk 14:15-24) #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus