Top

11 April 2020

Ketika kita mengikuti tuntunan Roh, terkadang dengan sengaja Roh Kudus membawa kita untuk memasuki pengalaman padang gurun (Matius 4:1) bahkan berjalan melewati lembah kekelaman (Mazmur 23:4). Dan seringkali hal tersebut membuat kita bertanya-tanya, apa salahku sehingga aku harus dibawa masuk ke pengalaman padang gurun bahkan melewati lembah kekelaman?

 

Tidak ada kesalahan apa pun yang kita lakukan, ketaatan kita itu justru memang sedang menghantarkan kita mengalami ‘kematian’ – sama seperti ketaatan Yesus menghantarkan-Nya ke kayu salib! Tapi percayalah, sebagaimana Yesus melangkah memasuki ‘jalan kematian’ akibat mentaati kehendak Bapa, maka Dia pun akan bertanggung jawab untuk membangkitkan Yesus dari antara orang mati bahkan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama (Filipi 2:8-11). Hal yang sama juga akan kita alami saat kita terus melangkah mengikuti tuntunan Roh-Nya!

 

Yesaya 35:5-10 (TB)  Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; SEBAB MATA AIR MEMANCAR DI PADANG GURUN, dan SUNGAI DI PADANG BELANTARA; tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

 

1. Roh membawa Yesus ke padang gurun untuk menaklukkan Iblis (Matius 4:1-11)

 

Sama seperti Roh membawa Yesus ke padang gurun untuk menaklukkan Iblis di sana, Roh juga bakal membawa kita memasuki ‘padang gurun kita’ untuk bisa Dia pakai guna menghancurkan segala perbuatan Iblis (1 Yohanes 3:8 – secara khusus ayat ini memang merujuk kepada Yesus, tapi dengan Bapa menanamkan roh Kristus dalam hidup kita (Roma 8:9), Diapun bisa memakai kita untuk menghancurkan segala perbuatan Iblis dalam kehidupan orang-orang lain yang berinteraksi dengan diri kita)

 

Alkitab menegaskan, karena adanya aliran sungai di padang gurun – aliran air hidup dalam diri kita terus kita kondisikan meluap walau kita ada di pengalaman padang gurun, maka kita akan melihat terjadinya berbagai terobosan dan mukjizat! Alkitab menubuatkan, pada waktu itu, mata orang buta akan dicelikkan, telinga orang tuli akan dibuka, orang lumpuh akan melompat seperti rusa dan mulut orang bisu akan bersorak sorai! Semua pekerjaan Iblis dalam kehidupan orang-orang yang berinteraksi dengan hidup kita, dihancurkan!

 

2. Ketaatan Yesus mengikuti tuntunan Roh telah memulai suatu babak baru bagi umat manusia.

 

Bagi hikmat dunia, injil adalah sebuah kebodohan; tapi bagi kita yang diselamatkan, injil adalah merupakan kekuatan Allah (1 Korintus 1:18). Bagi dunia kematian Yesus di atas kayu salib adalah sebuah kebodohan tapi sesungguhnya, justru itulah yang mengubahkan sejarah dan masa depan dari umat manusia! Melalui kematian Yesus yang terus melangkah dalam ketaatan, umat manusia yang selama ini hidup dalam cengkeraman Iblis, dosa dan maut, mengalami kelepasan! Ada standar hidup yang baru tersedia bagi umat manusia yang mau percaya! Kita bisa hidup terlepas dari cengkeraman Iblis, dosa dan maut!

 

Alkitab menubuatkan, akan ada jalan raya yang disebut Jalan Kudus! Ada suatu standar hidup baru yang bisa kita pertontonkan dalam kehidupan sehari-hari kita sehingga banyak orang akan mulai menyadari bahwa terlepas dari apa pun goncangan dan kesusahan yang harus dialami oleh manusia di hari-hari yang terakhir ini, masih tetap ada Tuhan yang mengontrol, menguasai segala sesuatu dan bahkan membedakan kehidupan umat pilihan-Nya! Kita bisa menjalani kehidupan sehari-hari yang betul-betul bebas dari segala pengaruh Iblis, pengaruh dosa dan maut!

 

3. Melalui ketaatan yang dijalani oleh para pahlawan iman, ada banyak terobosan, kemenangan maupun berbagai peristiwa supernatural lain yang terjadi, menjadi suatu kesaksian bagi generasi umat manusia yang ada.

 

Saya meyakini, ciri atau karakteristik yang akan menyertai kehidupan orang-orang yang hidup taat, mengikuti tuntunan Roh adalah adanya sukacita abadi, sorak sorai kemenangan dan kegirangan tanpa akhir yang terus meluap dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dan ini adalah kegirangan, sukacita dan sorak kemenangan yang menular!

 

Di tengah kondisi dunia yang sedang dilingkupi ketakutan, ketidakjelasan akan masa depan bahkan kesulitan ekonomi, kehidupan Ilahi yang Tuhan tumbuhkan dalam hidup umat pilihan merupakan ‘obat penawar’ yang akan ‘mengembalikan kehidupan’ ke dalam hidup banyak orang.

 

Pastikanlah kehidupan ilahi dalam diri kita terus kita jagai hingga selalu ada dalam keadaan meluap-luap. Melalui kehidupan Ilahi dalam diri kitalah, kehidupan banyak orang akan Tuhan kembalikan menjadi normal, stabil, penuh keoptimisan dalam menatap masa depan.

 

Doa saya biarlah, melalui perayaan paskah di tahun ini, Tuhan akan terus memakai kehidupan kita untuk memunculkan perbedaan di antara orang-orang yang ada di atas muka bumi ini. #AkuCintaTuhan

 

Bersama dengan seluruh kerabat kerja Daily Devotion Ps. Steven Agustinus, saya ucapkan selamat Paskah 2020. Gbu.

 

Ps. Steven Agustinus