Top

11 Maret 2020

Message hari ini merupakan penutup dari message dua hari yang lalu.

 

Kita sedang membahas tentang seruan Tuhan bagi gereja-Nya untuk mengubah frekuensi message yang mereka sampaikan dari sekedar menyampaikan berita tentang kesuksesan, keberhasilan dan berkat atau kekayaan menjadi berita tentang kehidupan yang berkemenangan di dalam firman, sangkal diri – pikul salib dan mengosongkan diri dari berbagai bentuk keakuan dan hidup hanya bagi Tuhan serta penggenapan rencana-Nya.

 

1. Para pemimpin atau pengkhotbah harus mulai mengubah frekuensi khotbah atau pengajaran yang selama ini mereka bawa dalam gereja; harus diganti dengan frekuensi suara Tuhan!

 

2. Tuhan sedang membangkitkan salah seorang dari antara hamba-hamba-Nya untuk meniup sangkakala dan memobilisasi para prajurit dan pahlawan iman.

 

3. Baiklah semua orang yang tidak berdaya, mulai berkata: Aku ini pahlawan!

 

Ini saatnya untuk gereja Tuhan menjadikan pemberdayaan atau memperlengkapi hidup jemaat menjadi fokus utama dari berbagai aktivitas dan pelayanan para pemimpin.

 

Selama ini ada banyak jemaat yang hidupnya hanya ‘digembalakan’ – baca: diluruskan jalannya ke sorga; sama sekali tidak diberdayakan atau diperlengkapi hingga kehidupan sehari-hari jemaat jadi berdaya guna buat kerajaan sorga.

 

Selama ini ada banyak jemaat yang hidup sembarangan, hanya mengejar keberhasilan atau kekayaan atau kesuksesan pribadi belaka; dan saat menghadapi benturan masalah, baru kembali mencari hamba-hamba Tuhan untuk minta didoakan. Tapi ketika tekanan masalah sudah tersingkir, jemaat kembali menyibukkan diri untuk urusannya sendiri – sama sekali tidak mau tahu tentang apa sesungguhnya yang menjadi tujuan hidup mereka di dalam Tuhan, apa destiny yang sudah Tuhan gariskan bagi hidup mereka, sehingga keberadaan mereka tetap saja tidak berdaya guna bagi kerajaan sorga – tidak peduli seberapa besar kesuksesan yang sudah mereka raih di dunia sekuler.

 

Dengan jemaat mulai diberdayakan, mereka memberi diri untuk dilatih, didisiplin hidup dalam firman, mengejar realita Tuhan dan memberi diri untuk berfungsi dalam penggenapan rancangan Tuhan, saya yakin – secara perlahan namun pasti – segala aspek kehidupan mereka akan jadi makin Ilahi!

 

Mereka akan mengalami bagaimana kuasa firman dan anugerah yang bekerja dalam hidup mereka akan memposisikan keberadaan mereka untuk terus mengalami berbagai terobosan dan perbesaran kapasitas atau kemampuan atau kompetensi sehingga otomatis keberadaan mereka di dunia sekuler juga terus di-establish oleh kedaulatan Tangan-Nya sendiri. Dan saat jemaat mulai menaiki anak tangga kesuksesan menurut dunia ini – tapi dengan cara mengikuti pola kerja Tuhan – hidup mereka akan jadi lebih berdampak dan memunculkan pola hidup secara lebih maksimal. Keberhasilan yang mereka raih di dunia sekuler, membuat pengaruh kerajaan Sorga jadi ‘menancap’ dengan lebih kuat lagi! Kehidupan sehari-hari mereka betul-betul menyatakan kemuliaan sorga! Mereka bukan lagi individu yang sekedar berhasil meraih kesuksesan dunia; mereka adalah orang-orang benar yang memanfaatkan kesuksesan yang mereka terima dari Tuhan untuk ‘menancapkan kuku pengaruh’ kerajaan sorga di bumi ini!

 

Melalui keberadaan mereka inilah kemuliaan sorga akan jadi makin nyata dalam kehidupan sehari-hari, nyata dalam dunia sekuler. Kegelapan yang selama ini menguasai dunia politik, bisnis, kehakiman, hukum, pendidikan – dan berbagai area kehidupan lainnya, akan mulai sirna! Kehadiran orang-orang benar yang dilatih, diperlengkapi untuk hidup dalam iman telah menerangi semua area kehidupan atau dunia tersebut. Dan kegelapan tidak berkuasa atas Terang Tuhan!

 

Mazmur 85:9-13 (TB)

(85-10) Sesungguhnya KESELAMATAN DARI PADA-NYA DEKAT PADA ORANG-ORANG YANG TAKUT AKAN DIA, SEHINGGA KEMULIAAN DIAM DI NEGERI KITA.

(85-11) Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.

(85-12) Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.

(85-13) Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.

(85-14) Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus

 

(Bagi saudara pengguna Instagram, ikuti akun IG terbaru Ps. Steven Agustinus di @psstevenpersonal – Gbu)