Top

11 November 2019

Domain kerohanian selama ini terus dikotakkan oleh dunia, bahkan saya bisa katakan dikucilkan. Dianggap sebagai domain yang tidak bisa memberi dampak atau pengaruh ke domain lainnya. Dunia memasukannya ke ranah agama yang hanya bisa dibicarakan untuk “kalangan sendiri” atau privasi, serta tempat ibadah saja. Tidak seleluasa domain lainnya yang beroleh panggung untuk bicara secara umum dan terbuka. Itulah cara atau sistem dunia atau strategi (tipu daya) iblis yang sedang menolak benih ilahi yang ada dalam hidup orang percaya yang terhubung pada realita Kerajaan Surga. Padahal domain kerohanian bagi saya adalah inti dari segala domain!

 

Saya salut dengan kehidupan Yesus di atas muka bumi. Dengan otoritas ilahi Dia mendobrak sistem tersebut. Yesus dengan leluasa berbicara tentang Bapa dan Kerajaan-Nya di luar dari empat tembok rumah ibadah dan masuk ke ranah umum. Tanpa ada halangan dan tanpa ada ketakutan Ia berbicara di atas bukit! Dan seketika menjadi “pusat perhatian” yang sangat berdampak positif.

 

Apa yang Ia sampaikan benar – benar “to the point” tentang pengenalan akan Bapa di surga dan Kerajaan-Nya yang tidak tergoncangkan tanpa dibungkus dengan kata-kata motivasional. Bahkan Ia mendemonstrasikan kuasa Kerajaan di jalanan, di bukit, di rumah, dan di mana pun Ia berada! Ia MENGALAHKAN DUNIA INI. Dan apa yang Ia sampaikan dan lakukan ADALAH SOLUSI UTAMA ATAU INTI dari segala permasalahan hidup manusia!

 

Ternyata selama ini dunia kerohanian sedang “kehilangan Yesus”. Dunia tersebut sedang terus dibungkam oleh sistem dunia ini agar tidak bisa ‘MENGAUM’ seperti Yesus ketika mengajar di atas bukit dan mendemonstrasikan kuasa di segala tempat. Dunia ini tidak menyediakan panggung untuk dunia kerohanian. Justru sebaliknya, gereja menyediakan panggung untuk para motivasional, orang sukses pada domain lainnya untuk bisa berbicara di dalam gereja. Gereja Tuhan telah kehilangan jati dirinya yang sejati!!

 

Bukan berarti kita tidak boleh belajar segala ilmu yang berada pada domain lainnya (boleh, sebab Kristus adalah kepala dari segala domain) tapi masalahnya domain lainnya sudah antipati kalau bicara tentang Tuhan dan Kerajaan-Nya. Kita harus menguasai bidang mereka terlebih dahulu baru bisa bicara tentang Tuhan di sana. Padahal sumber segala sesuatunya adalah Tuhan. Domain kerohanian dibatasi secara moril dan hukum atau undang-undang untuk bisa berbicara dengan lantang!

 

Tapi saya sangat merasakan di dalam roh, masa kebangkitan orang percaya yang terkoneksi dengan otoritas Kerajaan Surga sudah segera tiba. Akan ada otoritas dan kuasa pemerintahan ilahi yang diberikan kepada kita. Sehingga upaya dunia ini untuk terus mengkotakkan domain kerohanian akan kita bongkar dan hancurkan! Sebagaimana Yesus yang memulai dengan mendemonstrasikan kuasa ilahi (air menjadi anggur) begitupun kita.

 

Akan ada demonstrasi kuasa yang akan kita lakukan di khalayak umum untuk menjadi “panggung bicara”. Masa itu akan segera tiba bagi mereka yang telah mati dari diri sendiri, dari cinta uang, dan cinta dunia (bukan mencari berkat dan keterkenalan serta posisi) sehingga ada Roh kebangkitan Kristus yang nyata! Bukan kita lagi yang hidup, melainkan Kristus! Tuhan akan mengangkat kita melampaui standart dunia ini!

 

Bagian kita saat ini adalah baik-baik mendengarkan suara dan taati dengan penuh ketekunan, kekonsistenan, dan FOKUS!

 

Ulangan 28:1 (TB) “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

 

Yosua 23:10-11 (TB) Satu orang saja dari pada kamu dapat mengejar seribu orang, sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berperang bagi kamu, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu. Maka demi nyawamu, BERTEKUNLAH mengasihi TUHAN, Allahmu.

 

Kolose 1:16-19, 23 (TB)
karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
Sebab itu kamu harus BERTEKUN dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

 

Akan tiba waktunya, lewat hidup kita sebagai orang percaya, sekali lagi, Kristus akan dapat memanifestasikan diri-Nya sebagai KEPALA dari segala domain!! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus