Top

11 September 2018

Sudah sewajarnya sebagai orang percaya, tiap-tiap hari kita alami adanya pekerjaan api Roh Kudus yang terus berkobar di hati kita. Ketika kita terus menjaga api Roh terus bekerja dalam batin kita, maka akan ada beberapa hal yang bisa kita rasakan:

1. Api RohNya akan membakar ketidakakuratan dalam batin kita.

Coba dekatkan sesuatu barang kepada api. Apapun yang ada di dekat api pasti akan dibakar habis. Bahkan logampun bisa melumer oleh api. Tinggal tergantung intesitasnya. Demikian pula hidup kita. Sampah rohani pasti akan terbakar, kebekuan hati akan mencair, lemak dan kedagingan terbakar, bahkan hati yang paling keraspun akan mulai membara, merekah dan lumer di dalam kobaran apiNya.

Namun perhatikan intensitasnya, semakin kita gosok, akan semakin kuat intensitasnya. Jika kita merasa keyakinan yang lama masih saja melekat, sulit diubah. Gosok firman makin kuat, kobarkan api yang lebih besar. Sampai dasar keyakinan itu rontok, dan diganti dengan firman-Nya. Saat itulah kita rasakan ada pekerjaan roh iman yang bekerja dalam batin kita. Timbul keyakinan yang tak tergoyahkan akan firmanNya. Dengan iman kita mampu menaklukkan segala kelemahan dan keterbatasan kita.

2. Api RohNya akan mudah menular ke orang-orang yang ada di sekitarnya.

Ketika kita membawa api RohNya, sudah menjadi nature api untuk membakar habis apa yang ada. Semakin berkobar, api akan menjilat, berpindah & menular kepada orang lain. (Lukas 24:32-34, Kis 2)

Mungkin kita orang yang paling suam, masih banyak air-air keduniawian, bawalah diri kita dekat-dekat dengan api, dan pasti segala air-air kotor itu akan menguap jadi kering. Dan kita pun berubah menjadi material yang mudah terbakar. Pastikan pekerjaan firman dan Roh terus berkobar dalam diri kita, dan lihatlah orang-orang yang di sekitar akan mulai terpengaruh dengan keberadaan kita.

Kala kita dipenuhi roh yang lapar dan haus, maka roh yang lapar dan haus akan menular kepada yang lain. Ketika roh iman bekerja dalam diri kita, iman orang lain akan mulai ikut terbangun.

3. Ada nyala terang yang semakin terlihat.

Api Roh akan mulai menyalakan pelita di dalam batin kita. Saat pelita menyala, akan menghasilkan terang. Kitapun akan menerima instruksi, arahan atau dorongan Roh Kudus yang membuat kita tahu apa yang harus kita lakukan dalam keseharian kita. Kita jadi semakin mudah dituntun oleh RohNya, dan berjalan semakin akurat setiap harinya.

Pelita yang menyala akan mengkondisikan kita untuk tidak lagi memperhitungkan untung rugi untuk melebur di dalam rumah rohani. Roh membuat cinta kita akan RumahNya menghanguskan kita.

Di sisi lain kehidupan kita akan memunculkan terang Kristus (Yes 60:1-3) , ada buah-buah Roh mulai termanifestasi, kita menjadi pribadi yang lebih lembut dan matang. Kita dipenuhi kasihNya sehingga tidak mudah tergores, ketika bersinggungan dengan saudara atau sesama kita.  Mudah mengampuni dan melupakan ketika ada orang yang bersalah kepada kita.

Ini bukan sesuatu yang dibuat-buat atau diusahakan dengan kekuatan diri sendiri, tapi karena anugerahNya mengubah kita menjadi pribadi yang berbeda, lebih baik dari sebelumnya.
Kehidupan kita pun akan semakin efektif, dan berdayaguna bagi KerajaanNya. Tidak lagi mengejar posisi, tapi lebih mengutamakan fungsi.

Saya percaya saat ini pekerjaan firman dan RohNya sedang terus bekerja mencetak sesuatu yang berbeda dari gerejaNya, setiap kita sedang dibawa Tuhan menjadi orang percaya yang berbeda, menjadi saksiNya bahwa “Tuhan itu nyata, dan Dia masih terus bekerja!” #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus