13 Oktober 2021

Message ini merupakan kelanjutan dari message kemarin.

Kita sedang membahas tentang tujuan Tuhan saat Ia mencurahkan Roh-Nya ke atas semua manusia.

1. Tujuan pencurahan Roh yaitu untuk mengkondisikan orang dapat berseru kepada Tuhan dan membawa mereka agar dapat melihat realita Tuhan yang hidup.

2. Pencurahan Roh yang terjadi adalah untuk menjamah dan mentahirkan hati mereka dari berbagai sifat mementingkan diri, kebencian dan berbagai emosi negatif lainnya.

Dibutuhkan keterhubungan yang akurat antara keberadaan kita sebagai gereja-Nya dengan keberadaan Bapa, sang Sumber dari pencurahan Roh itu sendiri. Dengan kita berfokus untuk membangun kualitas keterhubungan yang kita miliki – baik dengan surga maupun terhadap sesama, maka apa pun yang surga ingin curahkan kepada kita, dengan mudah akan dapat kita terima. Di satu sisi yang lain, apa pun yang sudah kita terima dari Tuhan akan dapat kita alirkan atau bagikan kepada siapa pun yang berinteraksi dan mau membuka diri untuk menerima apa yang kita miliki tersebut.

Tuhan akan membangkitkan dan mempromosikan orang-orang yang strategis atas kota dan bangsa. Mereka akan berfungsi kurang lebih sama seperti Yusuf di Mesir, Daniel di Babel, dan Ester di Media-Persia, yang akan memegang peranan penting bagi terwujudnya agenda Tuhan dan bagi pencurahan Roh atas bangsa-bangsa. Tuhan akan memakai gereja-Nya menjadi partner kerja-Nya untuk mengubahkan hati para raja di dunia dan membawa pemulihan bagi kota-kota dan bangsa-bangsa.

3. Pencurahan Roh adalah untuk mengkondisikan hati dari orang-orang yang berkuasa, yang memiliki resources dan teknologi, agar memiliki hati yang lembut untuk dicetak ulang sehingga nilai-nilai hidup mereka bukan lagi mengadopsi nilai-nilai dunia ini, melainkan nilai-nilai dari kebenaran, Kerajaan dan kasih.

Mikha 4:1-5 (TB) Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem.” Ia akan menjadi hakim antara banyak bangsa, dan akan menjadi wasit bagi suku-suku bangsa yang besar sampai ke tempat yang jauh; mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak, dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang. Tetapi mereka masing-masing akan duduk di bawah pohon anggurnya dan di bawah pohon aranya dengan tidak ada yang mengejutkan, sebab mulut TUHAN semesta alam yang mengatakannya. Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.

Dari gereja Tuhan akan keluar pengajaran firman yang akan menuntun hidup orang banyak kepada jalan-jalan kebenaran. Pekerjaan firman dan Roh yang termanifestasi akan mengubahkan kecenderungan hati dan pola pikir orang-orang tersebut kepada pikiran orang-orang benar. Dengan demikian, mereka akan mulai mengadopsi prinsip-prinsip hidup di dalam kebenaran yang mengandung nilai-nilai Kerajaan serta hukum kasih ilahi. #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus

__________

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106