Top

14 Mei 2020

Ada beberapa kalimat yang saya yakini berasal dari Roh Kudus yang terngiang – ngiang dalam batin saya: “Engkau adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Manusia lama berasal dari masa lalu, Ciptaan Baru berasal dari masa depan. Manusia lama dikuasai oleh maut, dan bisa saja berakhir hari ini. Tetapi ciptaan baru adalah roh yang menghidupkan, sehingga hari ini selalu penuh harapan dengan masa depan yang pasti dan gilang gemilang. Manusia lama pasti binasa, Ciptaan Baru kekal selamanya. Manusia lama hidup dari apa kata iblis, dosa, maut, dan dirinya sendiri. Sedangkan Ciptaan Baru hidup hanya dari firman yang keluar dari mulut Allah, juga berharap dan bergantung hanya kepada firman-Nya saja.”

 

Dari kalimat di atas saya jadi paham, bahwa menjalani hidup di dalam Tuhan merupakan sesuatu yang sifatnya pasti, bukan sekedar coba – coba. Dan setiap firman yang Dia sampaikan merupakan KEPASTIAN dan ITU SUDAH TERJADI. Bagian kita adalah PERCAYA (Yohanes 3:15) Ketika kita percaya maka kita sedang membawa kehidupan dari masa depan (yang sudah terjadi) pada masa sekarang. Pendek kata, kita sedang terkoneksi dengan kekekalan pada saat kita PERCAYA!

 

1 Korintus 15:54-58 (TB) Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan. Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

 

Tiba – tiba saya juga jadi mengerti, bahwa ternyata dasar dan ujung dari ketakutan manusia adalah ‘takut terhadap kematian’. Berbagai macam cara dilakukan untuk mempertahankan ‘kehidupan’. Dunia ini sedang terus mencoba memberikan ‘solusi’ untuk bertahan hidup, yaitu UANG. Jika kita punya uang banyak, maka ‘masa depan kita akan aman’. Tapi jika uang kita sedikit, maka rasa takut tidak mencapai masa depan jadi lebih kuat. Kita selalu khawatir akan hari esok mau makan apa. Pendek kata, manusia sedang DIANCAM oleh KEMATIAN setiap hari.

 

Tidak ada cara lain untuk bebas dari ‘ancaman maut’ tersebut selain terkoneksi dengan KEKEKALAN (mengenakan kekekalan). Dan kabar baik adalah hanya Ciptaan Baru yang memperoleh kekekalan. Hanya kekekalan yang dapat menelan maut dalam kemenangan!

 

Bagaimana kita dapat terkoneksi kepada kekekalan? Kekekalan dapat terus kita kenakan saat kita terus berasosiasi, bersekutu atau menyatu dengan realita-Nya serta firman-Nya.

 

Bersekutu seperti apa yang Tuhan inginkan?

 

1. Bersekutu dalam kehausan akan realita Tuhan dan firman-Nya.

 

Pastikan ini terus terjaga dalam hidup kita. Jika kadar kehausan kita sedang berkurang, mintalah kepada Roh Kudus. Pastikan seluruh hidup kita penuh hasrat untuk datang kepada Tuhan (datang dengan roh yang berkobar – kobar atau penuh hasrat – Roma 12:11). Ketika roh kita berkobar, saat itulah kita sedang terkoneksi dengan kekekalan (Yohanes 4:5-14).

 

2. Pikirkan, renungkan, imajinasikan, dan perkatakanlah firman.

 

Jagai hati dan pikiran kita hanya tertuju kepada firman. Jadikan firman Tuhan sebagai prioritas yang terpenting. Firman sebagai harta yang sangat berharga.

 

Roma 8:5 (TSI2) Setiap orang yang masih hidup mengikuti keinginan badaninya yang lemah, tujuan hidupnya hanyalah untuk memuaskan keinginan dirinya sendiri. Tetapi setiap orang yang hidupnya bergantung kepada Roh Allah, ditolong-Nya untuk berpikir sesuai dengan kehendak-Nya.

 

Amsal 4:23 (TL) Peliharakanlah hatimu terlebih dari pada segala yang patut dipeliharakan, karena dari dalamnya terpancarlah segala mata air hidup.

 

Saat hidup kita tertuju dan terarah kepada firman, maka hidup kita akan memancarkan kehidupan dalam hidup sehari – hari!! Di mana ada kehidupan, kematian pasti tersingkir!! Saat kita BERSEKUTU DENGAN TUHAN, maka kekekalan itu akan membuat kita BERDIRI TEGUH, TIDAK GOYAH, DAN TETAP FOKUS MENYELESAIKAN KEHENDAK TUHAN!! Kegoncangan dunia ini tidak akan pernah bisa mengancam hidup kita!! MAUT DITELAN DALAM KEMENANGAN OLEH KEKEKALAN!! Kehidupan kekal itu akan mengalahkan dunia ini, oleh iman kita mengalahkan dunia!!

 

1 Yohanes 5:4 (TB) sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

 

1 Yohanes 5:4 (VMD) sebab setiap anak Allah mempunyai kuasa mengalahkan dunia ini. Dan iman kitalah yang telah menang melawan dunia ini.

 

Terjadilah atasku, di dalam nama Yesus!! Amin!!

 

Ps. Steven Agustinus