Top

15 April 2020

Efesus 1:11-12 (TB) Aku katakan “di dalam Kristus”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan — kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya —
supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

 

Dapat dikatakan, ‘di dalam Kristus’ adalah suatu kondisi rohani (state of life) yang dinikmati oleh seseorang yang terus menjagai hati haus-lapar akan kebenaran dan realita Tuhan yang ia terima saat menjadi Ciptaan Baru. Kondisi kehidupan inilah yang mengkondisikan dirinya untuk selalu menikmati realita Tuhan, mengalami berbagai mukjizat dan jawaban doa sehingga ia jadi menikmati kehidupan yang sesungguhnya sebagai seorang anak Allah di bumi ini.

 

Berikut hal-hal yang akan kita terima saat kita ‘tinggal di dalam Dia’ (Efesus 1:3-14):

 

1. Kita terus terhubung dengan dunia roh dan menikmati seluruh penyediaan dari apa pun yang kita butuhkan (Efesus 1:3).

 

2. Secara rohani, kita dihubungkan kembali dengan rancangan orisinal yang Bapa miliki tentang hidup kita (Efesus 1:4-5).

 

3. Kita mengaktivasi terjadinya proses pemulihan dan penyempurnaan secara permanen di dalam hidup kita (Efesus 1:4b).

 

4. Kita menikmati kehidupan sebagai ‘anak-Nya’ di bumi ini (Efesus 1:5) – ini yang menjadi alasan Dia menyediakan semua yang kita butuhkan (Efesus 1:3) – Dia adalah Bapa yang baik!

 

5. Kita menikmati bekerjanya kuasa kasih karunia demi kasih karunia (Efesus 1:6) – ada kuasa anugerah yang Dia sediakan di setiap situasi (occasion) yang kita hadapi dalam hidup sehari-hari.

 

6. Kita menikmati dampak dari kuasa penebusan oleh darah Yesus – kita jadi dimiliki oleh Allah sepenuhnya (Efesus 1:7). Walau seringkali kita masih belum menyadari hal tersebut, tapi Roh Kudus akan terus bekerja untuk menanamkan hikmat dan menyingkapkan pengertian yang kita miliki bahwa sesungguhnya hidup kita adalah milik-Nya (Efesus 1:8, 14). Bapa berkeinginan untuk dapat ‘memiliki’ kita sepenuhnya bukan melalui ‘pemaksaan’ tapi dengan cara terus menumbuhkan kasih dan cinta di dalam hati kita kepada-Nya.

 

7. Kita akan mengalami berbagai penyingkapan tentang rencana orisinal yang Bapa miliki tentang hidup kita (Efesus 1:8) . Bapa juga akan mengkondisikan situasi atau keadaan di sekitar hidup kita – mengarahkan kita untuk ‘begitu saja’ dapat terhubung dengan rancangan kekal yang Ia miliki (Efesus 1:9) – dipertemukan dengan orang-orang yang tepat.

 

8. Kita akan menerima apa yang menjadi bagian atau porsi yang memang sudah Bapa tetapkan bagi kita (Efesus 1:11-12). Apa yang sudah Bapa tetapkan sebagai porsi kita – kekayaan, posisi, popularitas, apa pun itu – tidak akan pernah bisa dicuri atau ditahan oleh siapa pun juga, kecuali oleh diri kita sendiri!

 

9. Kita terus mengalami bekerjanya ‘rekayasa Tangan Tuhan’ yang mengkondisikan hidup kita selalu mempermuliakan nama-Nya (Efesus 1:12). Apa pun yang kita terima sebagai ‘porsi kita’, merupakan perlengkapan Ilahi yang Bapa berikan untuk kita (tanpa pergumulan) dapat terus mempermuliakan Dia. Apa pun porsi yang seharusnya sudah kita terima di saat ini, akan Tuhan berikan kepada kita. Bersiaplah.!

 

10. Kita akan terus mengalami terjadinya pekerjaan Roh Kudus tanpa henti dalam kehidupan kita (Efesus 1:13-14). Dia adalah sumber aliran kehidupan yang Bapa berikan bagi setiap orang percaya yang akan terus memancar sampai pada kekekalan (Yohanes 4:13-14, 7:37-39).

 

Menjalani kehidupan ‘di dalam Dia’ adalah sebuah keharusan bagi setiap kita. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus