15 Oktober 2021

Mazmur 104:30 (FAYH) Kemudian Engkau mengirimkan Roh-Mu, maka lahirlah hidup yang baru untuk membarui semua yang hidup di bumi.

Mazmur 104:30 (VMD) Bila Engkau memberi nafas kehidupan-Mu, semuanya menjadi hidup, dan dunia seperti yang baru lagi.

Pahami betul konsep ini: Pertama-tama, Tuhan mencurahkan Roh-Nya ke atas kehidupan umat pilihan-Nya (kepada gereja-Nya), untuk memastikan orang-orang percaya kembali memiliki dan menjalani kehidupan yang ilahi.

Selama ini, kehidupan gereja-Nya telah berhasil dikondisikan untuk hidup dengan bersumber dari ‘sungai Babel’ (Mazmur 137:1-4). Padahal seharusnya orang-orang percaya hidup dari aliran air sungai kehidupan Allah (Yohanes 4:13-14, Mazmur 46:4-5).

Itu sebabnya, dalam masa perkenanan Tuhan seperti saat sekarang ini, Tuhan akan sekali lagi mencurahkan Roh-Nya ke atas seluruh denominasi dan institusi kerohanian (gereja lokal dan berbagai lembaga pelayanan yang ada).

Tujuannya adalah agar orang-orang yang selama ini hatinya mengejar realita Tuhan tapi terlanjur terkotakkan oleh berbagai doktrin, aturan dan bentuk legalitas keagamaan yang ada, sekarang bisa mendapatkan kesempatan sekali lagi untuk mengalami realita Sion!

Di Sionlah setiap orang percaya akan mengalami pekerjaan firman dan Roh yang menyempurnakan keberadaan mereka. Realita Kristus akan termanifestasi secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ada otoritas kerajaan yang mulai didelegasikan secara utuh kepada orang-orang percaya tersebut. Bekerjanya manifestasi kuasa dan otoritas kerajaan inilah yang menjadi alasan mengapa rencana Tuhan pasti terwujud secara sempurna melalui kehidupan orang-orang percaya tersebut.

Melalui kehidupan orang-orang percaya, maka pencurahan Roh ini akan menyebar atau menular ke dalam kehidupan orang-orang lain yang berinteraksi dengan diri mereka: 

1. Membuat mereka kembali berseru kepada nama Tuhan, sehingga mereka tidak lagi mengandalkan kekuatan, pengalaman dan keahlian manusiawi yang mereka miliki. 

2. Mengalami jamahan kasih yang memerdekakan diri mereka dari berbagai bentuk konflik batin, gejolak emosi negatif, kebencian ataupun keserakahan atau mementingkan diri sendiri. 

3. Mengalami perubahan orientasi kehidupan dari yang awalnya hanya mengejar kesenangan dan keuntungan pribadi, jadi berfokus pada keadilan dan kesejahteraan bagi orang banyak.

Akan ada jenis kehidupan yang baru dan ilahi, yang tidak lagi bersifat individualis namun lebih mengutamakan kesejahteraan bagi segala makhluk. Inilah jenis kehidupan yang merupakan pengejawantahan dari hukum kasih.

Teruslah mengejar dan memposisikan diri untuk terjadinya pencurahan Roh secara pribadi dalam kehidupan sehari-hari kita. #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus

________

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106