Top

16 Agustus 2019

Sekian waktu lamanya ketika manusia jatuh dalam dosa, mentalitas manusia dicetak oleh maut. Sehingga selalu berpikir mati, mati, dan mati. Alhasil “cita – citanya” yang tersembunyi dalam batin ingin meninggalkan bumi – menyambut kematian dengan sukses. Pikiran itu tanpa sadar menggerogoti kehidupan kita. Dengan cara apa pun maut akan mencoba menelan kehidupan. Pikiran mengendalikan kehidupan kita!

Amsal 4:23 (VMD)  Di atas segala-galanya, hati-hatilah terhadap yang kaupikirkan karena pikiranmu mengendalikan hidupmu.

Seharusnya sebagai orang yang telah ditebus oleh Kristus yang telah mengalahkan dosa, iblis, dan maut, pikiran tersebut tidak ada lagi dalam diri kita. Yang ada hanyalah memikirkan hal – hal yang kekal!!

Mazmur 118:17 (TB)  Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.

Saya berketetapan untuk tidak lagi pernah memikirkan kematian sekali untuk selamanya. Dan terus menjaga/mengarahkan hati kepada (memikirkan) hal – hal yang kekal.

Amsal 4:23 (TB)  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Jika kehidupan terpancar, maka maut tidak akan bisa menyentuh kehidupan kita sedikitpun!! Di mana ada kehidupan, maut pasti sirna.

1 Korintus 15:54-58
Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.
Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?”
Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.
Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Bagian kita teruslah berdiri teguh merenungkan firman, jangan goyah terhadap segala upaya musuh yang ingin memalingkan kita dari firmanNya, dan giatlah (bertekad dan bertekun) merenungkan dan memperkatakan firman! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus