Top

16 Desember 2019

Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa dunia roh juga merupakan posisi untuk mempengaruhi dan mencetak ulang alam lahiriah. Semua yang ada di alam lahiriah ini – termasuk manusia, sangat dipengaruhi oleh apa yang terjadi di alam roh!

 

~ Ketika manusia jatuh di dalam dosa, itu adalah peristiwa terputusnya keterhubungan manusia dengan Tuhan – sesuatu peristiwa yang bersifat rohani – tapi membawa akibat seluruh alam lahiriah ini jadi dikuasai oleh kesia-siaan bahkan jatuh dalam kendali Iblis (Rom 5:12, 8:19-21, 1 Yoh 5:19)

 

~ Ketika manusia pertama mengikuti arahan ular untuk memakan buah pengetahuan baik dan jahat, peristiwa tersebut adalah sama dengan menyerahkan otoritas dan kendali atas bumi ini kepada Iblis. Walau Iblis memang tidak akan pernah bisa mengutuki apa yang sudah Tuhan berkati (Bil 22:12) tapi dia terus menebarkan tipu daya dan ranjau rohani dengan tujuan mempengaruhi manusia untuk hidup semaunya sendiri dan berlawanan dengan agenda kekal Tuhan.

 

~ Waspadai berbagai pola dan cetakan dunia yang dipakai Iblis untuk membuat manusia membuat keputusan salah dalam hidupnya: Cinta akan dunia, cinta akan diri sendiri, cinta akan uang, hari yang jahat dan masa yang sukar. Itu semua merupakan cara dan sarana yang terus Iblis pakai untuk ‘mencetak’ hidup manusia.

 

2 Timotius 3:1-5 (ILT) Dan ketahuilah ini, bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar, karena manusia AKAN MENJADI pencinta diri sendiri, pencinta uang, pembual, takabur, penghujat, tidak patuh kepada orang tua, tidak tahu bersyukur, tidak kudus, tiada kasih sayang, tidak mau berdamai, penuduh, tiada kendali diri, ganas, benci akan kebaikan, pengkhianat, ceroboh, pongah, cinta akan kesenangan lebih daripada cinta akan Elohim, sambil mengenakan suatu bentuk kesalehan tetapi telah memungkiri kuasanya; dan, hindarilah hal-hal ini.

 

~ Di setiap kota atau teritorial tertentu selalu ada ‘penguasa angkasa’ – roh-roh jahat yang menguasai alam roh pada teritorial tertentu yang bertugas memberi pengaruh dan mencetak kehidupan semua orang yang ada di bawah teritorialnya tersebut untuk jadi membawa nature yang manusiawi, duniawi atau jadi agamawi.

 

Itu sebabnya, sebagai orang percaya kita harus memastikan selalu ada pekerjaan firman dan Roh dalam hidup kita; hati kita selalu berkobar-kobar karena api Roh Kudus! Inilah satu-satunya kondisi rohani yang memberi kepastian untuk hidup kita tidak akan berada dalam pengaruh ataupun kendali dari si Jahat!

 

Sayang, karena berbagai alasan maka ada banyak orang percaya justru menjalani kehidupan sehari-harinya tanpa menjagai hatinya untuk terus berkobar-kobar.

 

Hal ini jadi sama seperti kita melihat ada dua petinju dalam satu ring tapi salah satu petinju tersebut tangannya diikat – dan itulah gambaran orang percaya atau gereja yng tidak menjagai hatinya terus berkobar-kobar!

 

Sementara petinju lawannya – gambaran dari si Jahat – terus melancarkan berbagai serangan dengan tinjunya. Dapat dipastikan, hanya masalah waktu saja untuk petinju yang diikat tangannya tersebut pasti akan KO.!

 

Ini saatnya untuk setiap orang percaya menyadari bahwa hidup mereka sedang terus dicetak menurut ‘cetakan dunia ini’. Dan satu-satunya cara untuk menanggulangi ‘cetakan dunia’ hanyalah dengan memastikan diri kita selalu memiliki kondisi hati yang berkobar-kobar, terus mengalami pekerjaan firman dan Roh-Nya! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus