Top

17 Desember 2019

Pada dasarnya, manusia diberi kuasa atau kemampuan untuk mempengaruhi alam roh; tapi pada saat yang sama, manusia juga sangat rentan untuk dicetak atau dipengaruhi oleh berbagai dimensi rohani ataupun berbagai dinamika yang terjadi dalam alam roh.

 

1. Dengan mulut atau perkataannya, manusia mempengaruhi alam roh

 

Jika manusia terus memperkatakan perkataan yang sama seperti yang Tuhan katakan (firman-Nya), manusia akan menuai kehidupan yang baik. Sebaliknya, jika manusia terus memperkatakan kata-kata yang negatif – segala bentuk perkataan yang tidak diucapkan oleh Tuhan – maka kuasa kematianlah yang akan mengikutinya.

 

Amsal 18:20-21 (TB) Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia dikenyangkan oleh hasil bibirnya.
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

 

Perhatikanlah kondisi hati – kondisi emosi dan pikiran kita. Dapat dikatakan bahwa hati kita adalah ‘alat penghubung’ yang kita miliki dengan alam roh. Kita mempengaruhi alam roh dengan hati kita; dan kita dipengaruhi oleh berbagai dimensi dan dinamika alam roh juga melalui hati kita!

 

Untuk kita mempengaruhi alam roh di sekeliling hidup kita, secara aktif kita harus mempergunakan mulut kita untuk memperkatakan apa yang Tuhan taruh dalam hati kita. Jadi libatkanlah emosi dan pikiran (imajinasi) saat kita berkata-kata. Memperkatakan sesuatu tanpa melibatkan emosi dan pikiran adalah sama seperti kita ingin menghidupkan TV dengan remote control tapi remote tersebut tidak diisi baterai. Meski semua terlihat sudah benar, tapi tetap saja tidak menghasilkan apa pun!

 

Jadi saat kita ingin mempengaruhi alam roh dengan perkataan kita, berkata-katalah dengan melibatkan emosi dan imajinasi pikiran kita. Lakukan hingga kita merasakan emosi kita jadi terbangkitkan – ada keantusiasan, semangat atau keoptimisan yang bergelora dalam batin kita. Emosi yang berkobar-kobar memberi sinyal bahwa ‘sesuatu’ sedang terjadi dalam alam roh. Yang harus kita lakukan hanyalah bertekun untuk terus memperkatakan perkataan Tuhan dan menjagai kobaran dalam hati kita.

 

Markus 11:23-24 (TB) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

 

#AkuCintaTuhan

 

Message ini masih akan berlanjut besok.

 

Ps. Steven Agustinus