Top

17 Juli 2019

Saya makin bisa melihat keberadaan kita sebagai orang percaya akan sekali lagi berkuasa dan memerintah atas bumi langit dan isinya pada masa yang akan datang. Di mana setiap perkataan yang keluar dari mulut kita akan terjadi begitu saja. Apa yang mustahil menjadi mungkin dan apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab akan tiba waktunya ‘uang’ yang menjadi ‘tuhan’ dari manusia di bumi akan hancur! Ia tidak bisa lagi diandalkan! Manusia tidak bisa lagi hidup dengan uang. Pada waktu itulah kegelapan benar – benar sangat pekat di atas bumi ini. Di saat itulah terang kemuliaan Kristus akan sangat nyata lewat diri kita.

Saya juga terus melihat, Tuhan sedang mempersiapkan “anak – anak Allah” yang berada dalam pengayoman orangtua rohani di rumah rohani. Ini adalah pola dari Yesus! Bapa mempersiapkan anak-Nya di bawah pengayoman Yusuf dan Maria. Yesus pun menjadi tukang kayu. Ia mengosongkan diriNya. Ia tidak mempertahankan diriNya sebagai Tuhan. Dan tidak mempertahankan nyawaNya sampai mati di kayu salib. Itu dilakukanNya dengan sukacita. Dan karena Ia tidak berdosa (senantiasa taat) kuasa maut tidak bisa berkuasa atas-Nya. Tapi Ia taat pada Bapa demi KEBANGKITAN ANAK – ANAK ALLAH YANG BERIKUTNYA. Ia menyerahkan nyawaNya! Sehingga Ia dibangkitkan menaklukkan dosa, iblis, dan maut. Yesus telah menjadi yang SULUNG dari antara kita orang yang percaya kepada Dia!

Mengapa Yesus harus berada di bawah pengayoman manusia? Karena Yesus harus mengalahkan iblis, dosa, dan maut. Mereka itu berasal dari satu sumber, yaitu Lucifer. Ia adalah pribadi yang memberontak dalam keangkuhan. Ke-aku-annya untuk mencari nama agar melebihi Tuhan membuat ia dilemparkan/ diturunkan/ dibuang dari ruang takhta Allah. Untuk menaklukkannya dibutuhkan pribadi yang rendah hati dan taat sampai mati! Itulah Yesus! Kerendahan hatiNya harus teruji, Ia merendahkan diri menjadi manusia, tunduk di bawah pengayoman, dan taat sampai mati di kayu salib. Ia Allah, tapi tidak mempertahankan diriNya. Karena hal inilah Yesus ditinggikan oleh Bapa. Dan dijadikan contoh panutan atas kita.

Iblis yang telah “berhasil” merusak dan menancapkan sistem pemberontakan terhadap Tuhan di dalam dunia ini sudah ditaklukkan oleh kematian dan kebangkitan Kristus. Kuasa kemenangan itu diberikan bagi kita yang percaya! Tugas Yesus sudah selesai! Sekarang tugas kita sebagai anak – anak Allah adalah memulihkan segala sesuatu di atas muka bumi ini yang telah rusak dan mencabut sistem ketergantungan terhadap uang. Bukan dengan cara – cara manusiawi, tapi dengan cara yang sama seperti pola yang Yesus ajarkan; Diayomi oleh orangtua rohani dan berfungsi di dalam rumah rohani.

Selama ini message mengenai “pengayoman seorang bapa rohani sejati dan berfungsi di dalam rumah rohani” sudah menjadi terlalu familiar di tengah – tengah kita. Di luar sana bahkan sudah menjadi rusak disebabkan banyak manipulasi dari orang – orang yang mengaku diri bapa rohani! Tapi tidak peduli apa yang terjadi dan anggapan orang. Orangtua rohani sejati (mereka pasti mencintai Tuhan dan kebenaranNya) tetap ada. Dan pola itu merupakan kebenaran yang tidak bisa diganggu gugat (Mal 4:6)

Saya sangat merasakan URGENSI dari message tersebut. Dalam penglihatan saya melihat ada signal yang sangat kuat berwarna merah dari ruang takhta Tuhan. Dan ada bunyi sangkakala yang sangat kuat. Itu semua bertujuan untuk menarik perhatian kita agar berfokus pada message tersebut dan menjadi pelakunya. Ini waktunya kita meleburkan diri dalam rumah rohani yang ada dan memberi diri berfungsi serta dilatih untuk hidup hanya dari firmanNya saja. Dan berlatih memperkatakan firmanNya!

Sekali lagi, ini sangat URGENT! Ini antara hidup dan mati! Karena apa yang akan terjadi di masa depan terhadap diri kita ditentukan dari posisi kita saat ini. Jika kita berada dalam pengayoman dan berfungsi akurat di dalam rumah rohani yang ada (terlibat aktif mengadopsi setiap dimensi roh, pengajaran, dan kehidupan yang ada di dalamnya) maka kita akan menjadi ANAK – ANAK ALLAH YANG SEDANG DINANTIKAN OLEH SELURUH MAKHLUK. Tapi jika kita menjadi familiar dengan message tersebut dan membiarkan diri kita terus terbawa oleh arus dunia ini (hidup untuk mengejar uang) maka hari ke depan akan menjadi hari yang sangat mengerikan bagi kita! Apa yang terjadi dengan orang fasik (penghukuman) juga akan berimbas terhadap kita. Sebab kita berada di jalan yang sama dengan orang fasik tersebut.

Oleh karena itu, pola Yesus haruslah sungguh – sungguh kita perhatikan. Ia dengan rendah hati mau diayomi, mengosongkan diri dari segala agenda, dan taat sampai mati. Itulah juga yang harus kita lakukan! Sehingga sebagaimana Yesus diangkat tinggi, begitu pun kita. Kita akan diangkat oleh Tuhan untuk memerintah dan memulihkan segala sesuatu dengan cara berkata – kata dalam nama Yesus Kristus Tuhan kita. Kerajaan Surga akan memerintah kekal selamanya di atas bumi ini melalui kehidupan kita (Yes 2, Daniel 7:13-14, 18, 27)#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus