Top

17 November 2018

Kitab kisah Rasul secara pribadi berbicara kepada saya mengenai kebangkitan murid – murid Yesus yang hidup dalam jati diri mereka di dalam Kristus! Bayangkan saja ; Petrus beberapa waktu yang lalu habis menyangkal Yesus, sekarang ia berdiri mewakili murid – murid yang lain untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan yang mempertobatkan 3000 orang. Tidak hanya sampai disitu, demonstrasi kuasa Tuhan yang sama seperti yang Yesus lakukan juga dikakukan oleh mereka. Mereka mengusir sakit penyakit dan maut dalam kehidupan orang lain! Bahkan mereka tidak punya rasa takut berhadapan dengan para penguasa untuk menyatakan kebenaran. Bahkan malaikat melepaskan Petrus yang di tahan dalam penjara. Semua itu bisa terjadi karena mereka hidup dalam jati diri mereka dalam Kristus. Sehingga situasi, keadaan, orang, dan para makhluk surgawi meresponi mereka dengan cara yang berbeda.
Dari Kisah Para Rasul tersebut saya bisa melihat pola kerja Tuhan untuk membuat kita hidup dalam jati diri kita di dalam Kristus ;
1. Diawali dari pekerjaan Roh yang kuat dan mencengkram mereka dalam kesadaran akan realita hadirat Tuhan! Bermula dari peristiwa loteng Yerusalem. Ketika mereka percaya terhadap apa yang Tuhan katakan, dan tekun (aktif) mendesak masuk dalam hadiratNya di loteng Yerusalem, maka Roh Kudus dicurahkan atas mereka dan realita hadiratNya mencengkram batin mereka! Dari sejak saat itulah mereka terkoneksi dengan jati diri mereka di dalam Kristus.

2. Adanya roh hikmat dan wahyu yang bekerja menyingkapkan kepada mereka kebenaran firman Tuhan. Ayat – ayat firman tertulis tiba – tiba dihidupkan oleh Roh Kudus. Sehingga membuat mereka, khususnya Petrus dapat melihat jati diri mereka dengan sangat jelas dibalik penyingkapan yang Roh Kudus nyatakan. Dan tidak kesulitan untuk memaparkannya. Sebab Dia telah menjadi apa yang firman Tuhan katakan.

3. Jadi tidak ada cara lain agar kita bisa melihat dan tetap terhubung pada jati diri kita di dalam Kristus ; pastikan saja kita alami pekerjaan Roh yang kuat dan membuat terbangunnya kesadaran akan realita Tuhan! Dan pastikan kita senantiasa membaca/menggali/mendeklarasikan firman tertulis!! Tidak ada cara lain!! Itu jalan satu – satunya. Itulah jalan yang dilalui oleh jemaat mula – mula agar terkoneksi dengan jati diri mereka di dalam Kristus! Mereka bertekun dalam pengajaran rasuli!! Itulah juga yang harus kita lalui!!

4. Secara pribadi renungan ini membangun satu kesimpulan dalam hidup saya ; saat kita terkoneksi dengan pemimpin rasuli, dan setia membangun manusia rohani, dan bertekun dalam pengajaran rasuli, maka bukanlah hal yang sulit untuk melihat dan terkoneksi dengan jati diri kita di dalam Kristus. Sekarang yang perlu saya lakukan adalah “bertekun” melakukan itu semua. Karena masalah kita hanya pada ketekunan. Tanpa ketekunan kita akan seperti bangunan rapuh yang mudah diruntuhkan musuh kapanpun musuh menghendakinya. Sehebat apapun lawatan Tuhan yang kita alami tidak akan membuat kita kuat dan kokoh tanpa penyingkapan firmanNya!!#AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus