Top

17 Oktober 2019

Message ini adalah kelanjutan message kemarin.

 

2. Terjadi penyingkapan arah dan tujuan hidup – kehidupan orang percaya jadi ada pada pusat kehendak Tuhan yang sempurna.

 

Hingga sekarang, saya mendapati ada begitu banyak orang percaya yang masih hidup hanya untuk dirinya sendiri. Tanpa sadar, sebagian besar malah masih menjadi hamba Mamon – terjerat dalam sistem Babel yang membuat orang-orang percaya jadi berjerih lelah hanya untuk menyambung kehidupan sehari-hari atau keluarganya. Padahal Tuhan sudah berjanji, jika orang-orang percaya hidup mengutamakan penggenapan agenda Kerajaan Sorga, maka Bapa sendiri yang akan memenuhi seluruh kebutuhan sehari-hari mereka secara Ilahi!

 

Matius 6:33 (TB) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

 

Matius 6:33 (VMD) Jadi, carilah dahulu Kerajaan Allah dan lakukanlah hal-hal yang baik yang dikehendaki-Nya. Sesudah itu semua yang lain yang kamu butuhkan akan diberikan kepadamu.

 

Matius 6:31-33 (FAYH) “Jadi, janganlah kuatir akan soal makanan dan pakaian! Mengapa bersikap seperti orang kafir? Mereka sangat membanggakan dan selalu memikirkan segala hal itu. Tetapi Bapa yang di surga tahu benar bahwa kalian memerlukan semua itu, dan Ia akan memberikannya kepada kalian, jika kalian mengutamakan Dia dan hidup menurut kehendak-Nya.

 

Ketika seseorang mulai mengenal Tuhan secara benar, sesungguhnya, pada saat yang sama, ia juga jadi mengenali adanya ‘jalan kehidupan baru’ yang sudah Tuhan tetapkan untuk hidupnya. Dengan ‘melihat Tuhan’, ia jadi memiliki keyakinan yang teguh untuk tetap memegang Tangan Tuhan dan mengikuti tuntunan Tuhan yang menuntun hidupnya menjalani suatu perjalanan hidup yang berbeda dibandingkan kebanyakan orang yang lain – inilah perjalanan Iman yang memang seharusnya dijalani oleh setiap orang percaya!

 

Roma 1:17 (TB) Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

 

Penyingkapan pekerjaan firman dan Roh dalam hidup orang percaya akan memberinya suatu kemampuan untuk menjalani suatu perjalanan hidup yang tidak lagi didasarkan oleh pertimbangan manusiawi (pertimbangan untung-rugi) ataupun keberadaan fakta lahiriah, tapi didasarkan pada berbagai pernyataan Roh dan janji firman yang Tuhan berikan melalui Roh Kudus ataupun hamba-hambaNya yang Ia pakai untuk berbicara kepada kita!

 

Dimensi kemuliaan Kerajaan Sorga mulai tersingkap dalam hidupnya sehingga hal tersebut memudahkan dirinya untuk membandingkan antara kemuliaan dunia yang selama ini ia kejar dengan kemuliaan Kerajaan yang Roh Kudus mulai singkapkan. Dari membandingkan kemuliaan dunia dengan kemuliaan Kerajaan, orang percaya jadi makin diteguhkan untuk mengambil keputusan mengejar kemuliaan kerajaan karena memang hal tersebut tidaklah sebanding! Sama seperti membandingkan antara batu permata dengan kaca – hanya orang bodoh yang akan mempertahankan kaca (gambaran kemuliaan dunia) sementara ia ditawari untuk memiliki batu permata (gambaran dari kemuliaan Kerajaan sorga!)

 

Sesungguhnya, hidup kita ini diisi dan dibangun dari berbagai keputusan yang kita buat. Dengan kita terus membuat berbagai keputusan dalam hidup sehari-hari yang memposisikan diri kita untuk terus mengejar realita kerajaan Sorga, saya yakin – sercara perlahan tapi pasti, kita sedang memposisikan kehidupan sehari-hari kita untuk ada pada pusat kehendak Tuhan yang sempurna!

 

Mereka yang hidup pada pusat kehendak Tuhan yang sempurna, otomatis juga akan selalu menikmati adanya pemeliharaan, penjagaan dan pengayoman Tuhan yang sempurna dalam kehidupan sehari-harinya! #AkuCintaTuhan

 

Message ini baru akan berakhir besok.

 

Ps. Steven Agustinus