Top

17 September 2019

Setiapkali saya mendengar ada berita musibah atau kecelakaan yang menimpa anak-anak Tuhan, saya sering merenung dan bertanya-tanya: Mengapa ya Tuhan, hal buruk menimpa mereka?

 

Seringkali yang terjadi dalam hidup saya, pertanyaan tersebut justru membuat saya jadi mulai terintimidasi dengan berbagai pemikiran atau imajinasi yg justru menekan batin saya sendiri. Saya jadi tersadar, ada yang salah dari pikiran atau pemikiran saya! Iblis sudah berhasil memanfaatkan peristiwa buruk yang saya pikirkan tersebut menjadi suatu ‘pintu masuk’ ke dalam hidup saya sendiri untuk kemudian mencuri iman, keyakinan dan pengharapan saya kepada Tuhan!

 

1. Di saat ada peristiwa buruk terjadi, segeralah menguatkan batin kita untuk tetap meyakini bahwa terlepas dari semua peristiwa buruk yang terjadi, Tuhan masih tetap bekerja untuk memunculkan kebaikan bagi kita.

 

Roma 8:28 (TB) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

 

Di saat kita sedang menghadapi ‘hal buruk’ yang terjadi, memang sangatlah sulit untuk bisa melihat atau mengenali wujud dari kebaikan Tuhan seperti yang sudah Dia janjikan. Tapi justru di saat itulah kita harus segera menguatkan dasar keyakinan dan iman kita kepada Tuhan dan janji-janjiNya! Jika kita tidak segera menguatkan iman kita, dengan mudah Iblis akan mencuri seluruh pengharapan, iman dan kasih kita kepada Tuhan!

 

Pengharapan dan iman kita kepada Tuhan dan janji-janjiNya-lah yang justru akan menjadi dasar kekuatan untuk kita dapat terus melanjutkan perjalanan destiny kita! Juga dengan terus memegang atau memahami janji-janjiNya, kita akan menemukan jalan keluar dari segala bentuk jerat permasalahan atau gejolak emosi negatif yang bahkan akan bisa lebih merusak kehidupan rohani kita.

 

1 Korintus 10:13 (TB) Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

2. Di saat kita ada dalam ‘masa yang buruk’ – kita baru mengalami suatu peristiwa buruk yang menguras dan mengaduk-aduk emosi kita, maka kita harus lebih memperhatikan berbagai imajinasi, pikiran atau pemikiran yang melintas dalam pikiran kita.

 

Di sanalah sesungguhnya ‘medan peperangan’ kita yang sesungguhnya! Dengan segala cara, Iblis akan terus mencoba memanfaatkan berbagai peristiwa buruk yang kita alami menjadi suatu ‘senjata’ untuk bisa menjebolkan benteng pertahanan iman kita! Tujuan Iblis adalah membuat kita jadi terus bertanya-tanya, mempertanyakan ataupun ‘meragukan’ kasih, kebaikan, pemeliharaan ataupun penyertaanNya atas hidup kita!

 

Pertanyaan: ‘Tuhan, mengapa hal ini Engkau ijinkan terjadi?’ Sebaiknya segera disingkirkan dari pikiran atau pemikiran kita; karena sesungguhnya, diberi jawaban seperti apapun, tidak akan pernah bisa menjawab atau memuaskan batin kita! Di saat seperti itu, kita tidak membutuhkan suatu jawaban, yang kita mau adalah agar hal buruk itu tidak perlu terjadi atas diri kita!

 

Dari ‘ketidakbisaan kita untuk menerima peristiwa tersebut’, Iblis bekerja untuk membuat kita jadi mulai mempertanyakan, meragukan kasih, kesetiaan dan penyertaanNya atas hidup kita!

 

Itulah sebabnya, kita harus terus memfilter berbagai pikiran atau pemikiran yang melintasi pikiran kita. Waspadailah berbagai pikiran atau pemikiran yang membuat kita jadi mulai mempertanyakan, meragukan kasih, kebaikan, penyertaan Tuhan atas hidup kita! Itu semua berasal dari si Jahat! Segeralah mengarahkan pikiran kita untuk hanya tertuju kepada hal-hal yang membuat kita tetap mengucap syukur dan menjadi kuat di dalam Tuhan! Teruslah memperkatakan, menubuatkan firman atau janji-janjiNya atas hidup kita dan orang-orang yang kita kasihi!

 

Bapa aku berdoa untuk setiap orang percaya yang harus menghadapi berbagai peristiwa buruk dalam kehidupan mereka. Biarlah kekuatan Roh dan firmanMu terus menyertai kehidupan mereka. Aku menghardik segala bentuk pekerjaan Iblis yang mencoba mempengaruhi pikiran dan emosi mereka untuk jadi mempertanyakan, meragukan kasih Tuhan! Di dalam nama Yesus, enyahlah! Bapa, aku minta, terus curahkan penghiburan kasihMu kepada setiap orang yang sedang membutuhkannya. Biarlah minyak RohMu itu menjamah dan melembutkan kembali hati-hati yang terluka. Di dalam nama Yesus, terimalah pemulihan dan kebangkitanmu kembali! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus