Top

18 Juni 2019

Tuhan menghendaki setiap kita untuk hidup sebagai orang benar; dan orang benar hidup oleh iman, oleh percayanya. Saya menyadari bahwa kemampuan untuk mempercayai Tuhan adalah sebuah pemberian Allah (Efesus 2:8). Tetapi keputusan untuk mempercayakan diri kepada Tuhan tetap ada di tangan kita.

 

Sebagai orang percaya, saya memiliki tanggung jawab untuk memastikan hal-hal yang saya percayai (yang menjadi dasar keyakinan) dalam hidup saya hanyalah FirmanNya. Karena FirmanNya adalah kebenaran dan akan tinggal tetap.

 

Saya mau pastikan saya membangun kehidupan iman saya dengan kokoh di atas Firman, berdasarkan ukuran iman yang Tuhan beri dalam hidup saya (Rm 12:3). Menyadari bahwa iman timbul dari pendengaran akan Firman, saya mau terus memperlengkapi diri saya dengan memperkaya perbendaharaan Firman dalam hidup saya (Rm 10:17).

 

Kembali Roh Kudus mengingatkan saya untuk terus membangun di masa damai, sehingga ketika badai tantangan datang, kita sudah memiliki ground untuk berdiri dengan kokoh, tidak tergoncangkan dan tidak akan alami kesulitan untuk terus memegang dan mempercayai FirmanNya dengan teguh.

 

Saya berketetapan untuk sungguh-sungguh memberi bobot pada setiap arahan firman yg saya terima dengan terus meningkatkan kedisiplinan saya dalam membangun manusia rohani dan mempraktikkan proses merenungkan Firman secara lengkap, setiap hari! Membaca, mengimajinasikan, mendeklarasikan, menuliskan dan menginternalisasikan Firman.

 

Saya latih pikiran saya untuk terus dipengaruhi oleh Firman dengan cara menempelkan ayat-ayat Firman di berbagai tempat di mana saya melakukan aktivitas saya sehingga hal itu menolong saya untuk terus memikirkan Firman. Saya beri diri untuk Roh Kudus melatih dan mengkolaborasikan panca indera lahiriah dan panca indera rohani saya untuk membawa saya bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan dan untuk hidup oleh iman!

 

Saya rindu hidup saya menjadi penuh dengan pekerjaan Firman dan RohNya, penuh dengan semarak realita hadiratNya; sehingga ketika dihadapkan pada fakta dan data yang negatif; saya tidak akan justru menjadi lemah  atau  memunculkan emosi negatif. Sebagai anak-anakNya, saya akan terus bersukacita karena saya tahu setiap orang yang mempercayakan dirinya kepada Tuhan tidak akan dipermalukan! (Rm 9:33, Rm 10:11). Saya tahu dengan pasti bahwa Dia nyata, Dia SANGGUP dan MAU menolong saya (Ibr 11:6)!

 

Saya percaya Tuhan sedang membangkitkan GerejaNya untuk memanifestasikan respon yang berbeda dibandingkan dengan dunia ini; kita tidak melepaskan kepercayaan kita, tetapi kehidupan iman kita akan terekspresi melalui perbuatan-perbuatan kita, yang tetap TEKUN melakukan kehendakNya (Yak 2:22, Ibr 10:35-36). Saya percaya, Roh Kudus memberikan kita kemampuan untuk dapat terus melakukan kehendakNya!

 

Oleh anugerahNya, kehidupan iman yang bertumbuh dalam hidup kita akan membuat kita dapat terus bersukacita dalam pengharapan meski sedang menghadapi situasi negatif, karena kita tahu kita menggantungkan harapan kita pada Allah yang sanggup dan mau menolong kita. Kita akan tetap bertekun dalam doa, karena kita tahu Bapa mendengar doa-doa kita, dan doa kita memiliki kuasa (Ams 15:29, Yak 5:16).

 

Kita akan senantiasa mengucap syukur dalam segala hal, karena kita terus diliputi oleh kesadaran akan realita kesetiaan Tuhan dalam kehidupan kita (1 Tes 5:16-18, Roma 12:12, Ef 6:18, Kol 4:2).

 

Terjadilah dalam nama Yesus, Amin! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus