Top

18 Maret 2020

Pada saat sedang beraktivitas tiba – tiba Roh Kudus berkata dalam batin saya: “Money will fail!! (Kejadian 47:16 – KJV). Jangan pernah berharap dan bergantung pada uang! Hiduplah hanya dari suara Tuhan!”

 

Lalu Roh Kudus menjelaskan, di tengah krisis perekonomian global yang sedang dan akan terjadi, banyak orang yang merasa ‘aman’ karena ada tabungan pada masa yang lalu. Ada juga yang membuat strategi menabung sebanyak – sebanyaknya pada masa kini untuk mengantisipasi krisis yang lebih parah pada masa yang akan datang. Semua itu dilakukan atas dasar takut, khawatir, cemas, dan keyakinan bahwa uang akan menyelamatkan dirinya; minimal dari kelaparan. Tegas sekali Roh Kudus berkata dalam batin saya: Singkirkan konsep pikir dan dasar keyakinan yang berharap pada uang! Jangan berharap dan bergantung sedikitpun! JANGAN!

 

Pagi ini saya teringat akan kisah hidup Elia. Ketika masa kekeringan melanda Israel, uang tidak lagi ada artinya dan tidak bisa diandalkan sama sekali! Tapi Elia hidup hanya dari suara Tuhan! Ia hidup dalam kerajaan-Nya yang tidak tergoncangkan! Yang memainkan peran penting untuk terpeliharanya hidup Elia adalah suara Tuhan dan ketaatan, bukan uang! Bahkan lewat Elia, Tuhan memelihara hidup janda Sarfat dan menyatakan kuasa kebangkitan pada masa itu (mukjizat luar biasa). Tidak hanya hal itu, agenda Tuhan untuk membuat Israel berbalik menyembah Tuhan yang hidup, dapat terwujud lewat hidup Elia. Jadi fokus hidup Elia adalah mendengar suara Tuhan dan menyelesaikan kehendak-Nya!

 

Lalu saya bertanya kepada Tuhan, apakah kita tidak lagi butuh uang? Tegas sekali suara dari dalam batin saya menjawab: “TIDAK!! JANGAN PERNAH BERPIKIR UANG ITU PENTING!! Hal ini harus menjadi dasar keyakinan yang penting. Memang kelihatan ekstrim, tapi memang begitulah sikap yang harus engkau bangun. Jika engkau tidak ekstrim dan radikal hidup hanya dari suara Tuhan dan menganggap itu yang terpenting, maka engkau akan ikut hancur bersama dengan ekstrimnya krisis ekonomi yang akan terjadi dan kerasnya kehidupan yang ada.”

 

Selanjutnya saya bertanya, apa yang harus saya lakukan? Ini yang menjadi jawaban Roh Kudus: “Terus pertajam seluruh panca indera rohanimu, dengarlah suara-Ku dan taatilah! Ikuti setiap arahan-Ku! Sebagaimana Aku memelihara hidup Elia, Aku juga akan memelihara kehidupanmu! Bahkan engkau akan Kujadikan representasi-Ku sehingga lewat hidupmu akan ada banyak orang lain mengalami pemeliharaan Tuhan dan sujud menyembah kepada Allah yang hidup!”

 

Oleh karena itu pelatihan membangun manusia roh menjadi sangat penting. Di saat itulah kita dilatih untuk berinteraksi dengan berbagai dimensi ilahi yang membuat kita tajam dan terlatih dalam mendengar suara Tuhan. Dan bersamaan dengan itu juga kita melatih diri mengekspresikan pekerjaan Roh dengan tepat! Sehingga roh ketaatan dapat terbangun dengan sempurna dan akan selalu memampukan kita mentaati firman-Nya dalam hidup sehari – hari!

 

Pada akhir doa, Roh kembali menegaskan: “Jangan bergantung dan berharap pada uang sedikitpun! Jadikan firman-Ku dan suara-Ku yang terutama! Dengar dan taat! Jangan pernah bergerak dan bertindak karena ketakutan dan faktor eksternal yang sedang bergoncang! Jika engkau ikut ‘bergerak’, itu hanya menandakan bahwa engkau tidak sedang berada dalam Kerajaan yang tidak tergoncangkan! Bergeraklah karena engkau mendengar dan melihat Aku bergerak serta memerintahkanmu untuk bergerak! Engkau memang hidup di dunia ini, tapi engkau bukan berasal dari dunia ini! Engkau ada di dunia ini, tapi sesungguhnya engkau hidup dalam Kerajaan yang tidak tergoncangkan! Engkau ada di dunia ini untuk mengalahkan dunia oleh IMAN! Hiduplah hanya dari firman-Ku!!!

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus

 

(Bagi saudara pengguna Instagram, ikuti IG terbaru Ps Steven Agustinus di @psstevenpersonal – Gbu)