Top

19 Mei 2020

Pagi ini saya dibawa oleh Roh Kudus memasuki suatu dimensi realita hadirat Tuhan yang teramat sangat tenang. Tidak ada kebisingan dan suara apa pun. Seperti ruangan kedap suara yang ‘berkualitas super’. Sehingga tidak ada suara dari luar yang bisa masuk dan suara dari dalam tidak bisa terdengar dari luar. Saya jadi menyadari, inilah ‘tempat rahasia’ Tuhan, di mana ‘musuh’ pun tidak akan bisa mendengar ataupun menyadap perbincangan antara kita dengan-Nya (Mazmur 91:1 KJV).

 

Lalu saya melihat di dalam tempat itu ada ‘pribadi – pribadi’ dengan perawakan yang sangat berbeda dari manusia pada umumnya. Badannya tegap dan berkilau emas, matanya seperti nyala api, dan badannya tegak, juga gerak langkahnya pasti. Dan di tangannya ada pedang yang berkilau seperti kilat yang menyambar. Lalu saya mendengar Roh Kudus membisikkan kepada saya siapa mereka sesungguhnya: Mereka adalah para pahlawan iman! Di sinilah mereka tinggal, di sinilah mereka dibentuk, di sinilah mereka ditumbuhkan! Di sinilah habitat mereka.

 

Lalu saya bertanya kepada Roh Kudus, bukankah mereka harusnya ada di dunia untuk mengalahkan dunia? Benar, di saat yang bersamaan mereka juga berada di dunia. Tapi mereka tidak hidup dari kata dunia ini dan mereka tidak pernah meyakini apa yang dunia katakan. Mereka sangat mencintai Firman dan realita hadirat-Nya yang membuat mereka tidak bisa dipisahkan dari kesadaran akan realita Tuhan. Kasih akan Tuhan (roh yang bergelora) tersebutlah yang menjadi ‘koneksi’ antara tempat rahasia tersebut dengan keberadaan mereka di dunia ini (Yohanes 4:14).

 

Roh Kudus menegaskan kepada saya: Hiduplah hanya dari firman dan tinggallah dalam realita hadirat-Nya. Hanya sesederhana itu saja untuk kita dapat mengalahkan dunia ini. Tidak perlu berpikir yang ‘susah – susah’ sebab memang tidak susah untuk mengalahkan dunia ini. Pastikan saja kecenderungan hatimu terus tertuju kepada-Ku (mencintai Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan). Inilah yang membuat jati dirimu yang sejati sebagai pahlawan iman dapat termanifestasi di atas muka bumi ini.

 

1 Yohanes 5:3-4 (TB)
3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

 

Saya merasa, sedang terjadi sesuatu dalam roh; suara Tuhan menjadi sangat jelas terdengar. Kita tidak akan pernah lagi kesulitan dalam membedakan dan mendengar suara Tuhan. Semakin kita cinta Tuhan dan mati dari diri sendiri, maka keheningan ruang takhta yang membuat kita menerima suara Tuhan tanpa gangguan akan kita alami setiap hari. Hal ini akan membuat arah dan langkah kaki kita makin pasti untuk mencapai agenda Tuhan bersama. Oleh ‘IMAN KITA’ mengalahkan dunia!

 

Sedang terjadi suatu akselerasi dalam pemahaman. Sehingga proses diri kita diperlengkapi dan dibangun mengalami percepatan untuk mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, atau oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih (Efesus 4:12-16).

 

Saya yakin, kebangkitan pelayanan tubuh Kristus yang akan menaklukkan dunia oleh iman akan segera tiba. Sekaranglah waktunya kita hidup hanya dari firman saja untuk dibangkitkan bersama dan berjalan seturut jati diri kita di dalam Dia sebagai pahlawan iman!! Oleh ‘IMAN KITA’ mengalahkan dunia!! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus