19 November 2021

( Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus dengan meng-klik link berikut ini: https://wa.link/homdvi )

Kemauan dan kehendak Tuhan dari sejak dahulu sampai sekarang, sebenarnya ‘tidak pernah berubah’, Ia konsisten dengan keinginan-Nya terhadap kita, yaitu: mencintai Dia dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan. Memang, modal hati yang mencintai Tuhan saja ‘katanya’ tidak cukup untuk mengubahkan dunia, tapi sesungguhnya itu cukup untuk membuat kita berfokus dan terhubung dengan realita hadirat Tuhan.

Dengan demikian apa yang menjadi firman-Nya dapat kita dengar dan lakukan! Begitulah yang seharusnya dilakukan oleh orang percaya dalam hidup sehari – hari dan cara untuk KITA MENGALAHKAN DUNIA ini! Tidak ‘seribet’ yang kita pikirkan selama ini. Dari dahulu Tuhan itu cara kerja-Nya tidak berubah, Ia hanya membutuhkan orang yang mau mendengar apa yang Dia katakan dan melakukannya. Maka begitu saja perkara – perkara besar dapat terjadi di atas bumi ini.

Ulangan 28:1-14 (TB) “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu. Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu. Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar. TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu. TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya. Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu. Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu — di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu. TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman. TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

Jika kita ingin mengalami hal di atas, maka kita perlu ‘mereset’ ulang pemikiran kita yang sudah terlanjur ‘kompleks’. Sebab Tuhan tidak meminta ‘syarat’ yang susah, jelas sekali syaratnya hanya satu saja: “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini” – itu saja syarat dari Tuhan!

Yang menjadi permasalahan adalah kita seringkali tidak menyadari bagaimana cara Tuhan berbicara atas kita. Oleh karena itu, kita perlu melihat kembali 10 cara yang biasanya Tuhan pakai untuk berbicara kepada kita:

1. Suara hati nurani.

2. Impresi atau perasaan rohani.

3. Melalui ayat alkitab yang Tuhan ingatkan kepada kita.

4. Adanya satu kata dan kalimat yang terus terngiang dalam pikiran atau hati kita. Itu seperti alarm yang harus kita perhatikan.

5. Adanya suatu penggalan peristiwa yang terus muncul dalam pikiran atau ingatan kita.

6. Lewat mimpi. Tapi tidak semua mimpi merupakan arahan dari Tuhan. Jika mimpi tersebut dari Tuhan, pasti ada message yang tertinggal di sana.

7. Lewat penglihatan rohani. Seperti imajinasi yang muncul atau seperti potret maupun gambar yang tidak bergerak.

8. Melalui sebuah pesan nubuatan.

9. Fungsi Knowing. Secara tiba – tiba kita akan tahu dan paham. Inilah cara Bapa di surga berfirman. Seperti kalimat panjang lebar yang di-instal masuk dalam diri kita. Ada keyakinan yang tidak tergoyahkan begitu saja terbangun di dalam batin kita.

10. Melalui berbagai peristiwa supernatural yang tidak lazim, suara yang audible, kunjungan malaikat, berpindah ke alam roh dan lain sebagainya.

Dari 10 cara Tuhan berbicara pada kita, minimal kita sering mengalami poin 1-5. Bagian kita hanya menaati saja dengan sukacita. Maka kita akan melihat kedaulatan Tuhan menjadi sangat nyata atas hidup kita, dan tentunya kita akan mengalahkan dunia ini (1 Yohanes 5:1-5). Amin! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus

____

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106

Atau langsung klik link berikut ini: https://wa.link/homdvi