19 Oktober 2021

Message ini masih merupakan kelanjutan dari message kemarin.

Kita sedang membahas tentang persiapan yang seharusnya dijalani oleh orang-orang percaya untuk dapat berpartner dengan Tuhan menjadi sarana atau alat guna terjadinya pencurahan Roh ke atas semua manusia.

1. Teruslah bertekun menjalani pola hidup sangkal diri dan pikul salib.

2. Teruslah membangun gaya hidup berdoa dan menyembah.

Sebelum terjadi pencurahan Roh di loteng Yerusalem, seluruh murid bersehati di dalam doa (Kisah Para Rasul 1). Sebelum Tuhan menghadirkan pencurahan Roh bagi semua orang, kita harus membangun gaya hidup sebagai para pendoa dan penyembah. Alkitab menubuatkan setelah kebangkitan Kristus, ada satu peralatan dari ruang kudus yang berpindah ke ruang maha Kudus, yaitu mezbah pembakaran ukupan dari emas yang berada bersama tabut perjanjian yang merupakan gambaran dari realita Tuhan (Ibrani 9:1-10). ‘Mezbah pembakaran ukupan’ merupakan gambaran dari kehidupan seorang pendoa dan penyembah.

Kisah Para Rasul 1:14 (TB) Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Ketekunan dan kesehatian dalam doa merupakan unsur terpenting untuk tercurahnya Roh Kudus dari ruang takhta ke dalam kehidupan gereja-Nya. Yang nantinya pencurahan Roh tersebut akan mengalir dari dalam kehidupan orang percaya sampai ke seluruh dunia.

a) Dengan berdoa, kita sedang terus mengosongkan diri dari berbagai bentuk KEAKUAN, KEMANUSIAWIAN dan KEDUNIAWIAN.

Doa yang kita panjatkan tidak akan pernah merubah Tuhan, sebab Tuhan tidak pernah berubah. Tapi semakin kita mendedikasikan hidup kita di dalam Tuhan, dan semakin kita bertekun serta bersehati di dalam doa, maka kita akan dengan mudah mengosongkan diri dari segala bentuk keakuan. Sehingga kita bisa memiliki pikiran dan perasaan seperti yang ada di dalam diri Kristus sendiri (Filipi 2:5).

Dengan kata lain, tanpa kita memiliki roh doa dan penyembahan, maka sulit bagi kita untuk mempraktekkan hidup yang mengosongkan diri. Selama kita hidup di dalam roh doa, maka kemanusiawian dan kedagingan tidak akan pernah muncul lagi. Sebab orang yang sungguh-sungguh hidup dalam doa, tidak mungkin pada waktu yang bersamaan hidup di dalam dosa.

Ingat selalu prinsipnya: Tuhan hanya akan bertindak untuk memenuhi bejana kehidupan yang sudah dikosongkan! Dengan kita hidup mengosongkan diri, maka Tuhan akan memenuhi kita dengan segala keilahian-Nya.

Filipi 2:5-11 (TB) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Hidup dalam ketaatan untuk mengosongkan diri dan selalu memberi diri (available) bagi Bapa di Surga serta bagi pekerjaan rencana-Nya, adalah alasan mengapa Bapa di Surga sangat meninggikan Yesus bahkan memuliakan-Nya. Tuhan menghendaki ketaatan yang sama seperti Yesus, juga ada di dalam kehidupan kita sebagai anak-anak yang dikasihi-Nya, yaitu memiliki kehidupan yang taat, yang mempersembahkan hidupnya (selalu available) di atas mezbah-Nya untuk kemuliaan Tuhan dan Kerajaan-Nya.

Latih tubuh dan diri kita untuk menjadi rumah doa dan penyembahan bagi tercurahnya realita Tuhan yang akan memenuhi kita dengan segala keilahian. Sehingga hidup kita terbangun menjadi pembawa realita-Nya. Amin.

Message ini masih akan berlanjut lagi besok hari.

#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus

_________

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106