Top

2 Juni 2021

Orang yang masih berbuat dosa, sedang terus ada dalam kendali si jahat, ia terus disesatkan oleh tipu muslihat si jahat. Tapi setiap kita yang ada di dalam Kristus adalah bait dari Allah yang hidup, dosa dan Iblis sudah tidak lagi berkuasa atas hidup kita. Godaan si jahat boleh tetap ada, tapi kuasanya tidak lagi bisa memaksa kita untuk mengikuti keinginan dan kehendaknya, tapi otoritas yang telah diberikan Kristus berhak kita pakai untuk menaklukan segala pekerjaan musuh dengan mudah, dan mempermuliakan Allah dengan mempersembahkan tubuh, jiwa dan roh kita sebagai senjata kebenaran bagi kemuliaan Kerajaan-Nya.

 

Yohanes 14:16-17 (TB) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

 

Inilah fakta rohani bahwa kehendak Tuhan untuk mencurahkan Roh Kudus diam dan menyertai hidup kita sampai selama-lamanya. Roh Kudus masih terus bergerak dan tinggal dalam hidup orang percaya, gereja-Nya.

 

Roma 8:9-11 (TB) Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

 

Kesadaran akan realita Tuhan, bahwa Roh Kudus diam di dalam kita, memberi kita kuasa kebangkitan untuk menaklukan setiap bentuk manifestasi pekerjaan roh maut, membuat kita bangkit berkemenangan seperti Kristus. Kuasa kebangkitan memberi kita kehidupan di dalam kebenaran.

 

Roma 8:14-17 (TB) Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

 

Dengan Roh Kudus hidup di dalam kita, kesadaran akan realita-Nya terbangun semakin kuat, maka kita akan alami janji-janji Tuhan semakin tergenapi dalam hidup kita. Tuhan memberi kita kekuatan dan kemampuan untuk dapat hidup di dalam standar-standar ilahi.

 

1 Yohanes 3:24 (TB) Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

 

Yohanes 14:23 (TB) Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

 

Jika Roh Kudus sudah diutus untuk diam di dalam kita, sehingga membuat hidup kita mengasihi Tuhan dengan menuruti firman-Nya, maka Bapa di Surga pun akan mengasihi kita. Dan baik Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus akan datang dan diam bersama-sama dengan kita. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus