Top

2 Juni 2020

Ketika seorang pemimpin kegerakan yang Tuhan tetapkan memperlengkapi kehidupan jemaat, harusnya jemaat bertumbuh mencapai KESATUAN IMAN, PENGETAHUAN YANG BENAR TENTANG ANAK ALLAH, KEDEWASAAN PENUH, DAN KESERUPAAN DENGAN KRISTUS (Efesus 4:13). Itulah yang Tuhan kehendaki.

 

Tapi seringkali hal tersebut belum tercapai dikarenakan jemaat tidak melihat tujuan itu dan tidak sungguh – sungguh menggunakan setiap prinsip firman yang dibagikan untuk membangun dasar keyakinan, sikap hati, dan gaya hidup. Akar masalahnya ada pada kecenderungan hati. Kadar kehausan dan kelaparan akan kebenaran mulai hilang. Sehingga daya respon terhadap firman pun mulai melemah. Dan ketertarikan untuk membicarakan firman daripada yang lainnya mulai memudar. Justru lebih senang membicarakan hal – hal yang lahiriah, kosong, kabar buruk, informasi dan siasat jahat manusia. Itu ‘kebiasaan’ yang seringkali kita anggap sepele. Padahal hal tersebut jika digantikan dengan gaya hidup ilahi (membicarakan firman – Mazmur 1, Yosua 1:8, Ulangan 6) maka pertumbuhan kita akan menjadi sangat pesat.

 

Sebab tidak ada jalan lain untuk mengalahkan dunia ini selain mencapai KESATUAN IMAN. Sebab hanya oleh ‘IMAN KITA’ kita bakal mengalahkan dunia! Bukan lagi iman atau keyakinan yang berbeda – beda, melainkan SATU atau sama! Oleh karena itu, pagi ini saya berketetapan untuk menjaga hati yang haus dan lapar akan Tuhan (mengkondisikan diri dengan aktif berasosiasi dengan pekerjaan Roh dan Firman) dan senantiasa memperkatakan dan membicarakan firman kepada diri sendiri dan kepada saudara seiman.

 

Hal ini menjadi sangat krusial bagi saya, dan hal ini adalah jawaban dari perasaan rohani yang selalu muncul di batin saya dalam beberapa minggu ini – ada rasa ‘URGENT’ dan sinyal keseriusan dari Tuhan untuk mencapai KESATUAN IMAN. Itu seperti sinyal yang terus dipancarkan dari ruang takhta yang harus segera diresponi. Ini waktunya kita memperkatakan firman, membicarakan firman, dan hidup hanya dari firman saja, serta percaya hanya pada firman. Hal ini tidak bisa dikompromikan. Sifatnya perintah! Wajib dan harus jika kita ingin mengalahkan dunia yang semakin jahat dan merosot.

 

Saya tidak mau menyia – nyiakan segala upaya dari pemimpin kegerakan yang senantiasa dengan tekun mengimpartasikan pekerjaan Roh dan Firman setiap hari. Hal itu tidak boleh sia – sia apalagi hanya berakhir menjadi omongan kosong dalam hidup sehari – hari kita. Tidak boleh lagi! Waktu kita tidak banyak! Seluruh makhluk sedang menantikan kita sebagai anak – anak Allah untuk dinyatakan!

 

Ini waktunya kita sungguh – sungguh untuk hidup hanya dari firman, percaya hanya pada firman, dan memperkatakan serta membicarakan firman saja. Sehingga oleh ‘IMAN KITA’ mengalahkan dunia dan melakukan pemulihan segala sesuatu. Hanya Firman yang bisa menyatukan kita, bukan yang lain! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus