Top

2 Oktober 2019

Pagi ini dalam doa saya melihat suatu penglihatan, ada orang yang sedang lelah dan banyak luka yang sedang merendam diri dalam suatu kolam yang berisikan air yang tenang. Selang beberapa lama, tenaganya mulai pulih kembali, ia menjadi segar lagi. Dan luka – lukanya menjadi pulih. Tidak hanya itu, ketenangan dan kesejukan air tersebut membuat orang itu menjadi damai dan kembali sukacita.

Lalu Roh Kudus menjelaskan, air itu berbicara mengenai pekerjaan Roh dan Firman. Dan kolam itu sendiri berbicara mengenai REALITA HADIRAT TUHAN. Itulah habitat sejati dari orang percaya. Hanya dalam realitaNya kita mengalami kuasa dari pekerjaan Roh dan Firman.

Ada banyak rentetan peristiwa dalam hidup ini yang bisa jadi membuat kita mengalami trauma, terluka, dan dipenuhi oleh berbagai gejolak emosi negatif yang membuat kita lelah secara tubuh dan mental.

Sadarilah, bahwa itu disebabkan karena musuh berhasil membuat kita “keluar dari lingkupan realitaNya”. Ia memberikan pikiran – pikiran buruk dan negatif yang tanpa sadar kita renungkan secara berkesinambungan. Tuhan tentunya tidak menghendaki hal tersebut terus terjadi. Ia mau kita tetap tinggal dalam hadiratNya.

Jadi, kita perlu menyadarkan diri kita sendiri untuk kembali ke dalam lingkupan realitaNya. Jangan cari alternatif lain untuk menyegarkan diri dan memulihkan hati. Hanya realitaNya saja tempat kita dipulihkan kembali. Di sanalah kita akan mengalami ketenangan yang melampaui segala akal. Dan sukacita yang abadi.

Ambil keputusan untuk meluangkan waktu dalam doa dan perenungan firman. Lalu berlama – lamalah dalam lingkupan realita hadiratNya. Nikmati jamahan kasih dan firmanNya. Biarkan itu meresap ke dalam batin dan tubuh kita. Sebab hanya itulah jalan satu-satunya untuk membuat frekuensi rohani kita kembali terarah ke ruang takhta Allah. Sehingga firmanNya dan kehendakNya yang senantiasa terdengar dan bergelora dalam batin kita. Dengan demikian kita akan kembali berjalan dalam jalan – jalan Tuhan.

Upaya dunia untuk memisahkan kita dari kasih Kristus melalui berbagai peristiwa buruk pasti gagal total. Kita keluar sebagai PEMENANG! Sebab kita mengambil keputusan melakukan apa yang benar, yaitu MASUK KE DALAM REALITA HADIRATNYA!! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus