Top

20 Februari 2020

 

Mazmur 23:3 (TB)  Ia menyegarkan jiwaku. Ia MENUNTUN aku di JALAN YANG BENAR oleh karena nama-Nya.

 

Di dalam doa pagi saya dapat merasakan kembali realita hadirat-Nya mencengkeram diri saya sebagai Allah yang setia dan Bapa yang baik. Tuhan tidak pernah membiarkan kita seorang diri dalam menjalani perjalanan hidup ini. Dia adalah Pribadi yang berdaulat yang selalu menyertai, melindungi dan menguatkan diri kita dalam setiap momen atau situasi yang harus kita hadapi. Lebih lanjut dalam doa, saya melihat seperti tercipta suatu jalan yang putih bersih, rata dan sangat halus, seperti jalan setapak yang melintas di tengah-tengah taman yang luas seperti tidak terawat dan kotor, penuh akar-akar dan daun-daun kering (yang saya percaya menggambarkan kehidupan di tengah dunia ini). Jalan yang saya lalui ini jalannya lurus sekali dan ada anak-anak tangga ke atas, lalu rata untuk sekian langkah jauhnya, kemudian mulai ada anak-anak tangga yang naik ke atas lagi, lalu kembali rata, demikian seterusnya.

 

Saya seperti mendapat pemahaman bahwa inilah yang disebut “pathway in the spirit”, jalan yang Tuhan sediakan bagi anak-anak-Nya dalam melangkah menjalani kehidupan di muka bumi ini.

 

1. Di dalam jalan Tuhan selalu ada PENYERTAANNYA, ARAHAN dan TUNTUNAN yang kita butuhkan untuk hidup dalam kebenaran.

 

Tuhan akan menuntun kita melangkah dalam jalan kebenaran oleh karena nama-Nya. Sebagai Allah yang setia dan Bapa yang baik, Dia akan selalu bekerja mengirimkan suara Tuhan: Firman yang kita butuhkan untuk menjalani kehidupan yang akurat. Sehingga kita tahu dan bisa menjalani kebenaran dalam hidup sehari-hari. Terkadang suara Tuhan akan datang dalam diri kita sebagai TEGURAN, karena kita sudah menyimpang dari jalan-Nya. Ia akan mengoreksi jalan berpikir kita, sikap hati kita yang salah, maupun gaya hidup yang masih keliru dan membawa kita kembali berjalan di dalam jalan kebenaran.

 

Jika hidup kita sudah akurat, suara itu akan datang untuk MEMBANGUN kehidupan yang selaras dengan firman, memperbesar kapasitas manusia roh kita, membuat Roh Kristus dalam diri kita makin bertumbuh besar dan makin berkuasa! Kita semakin dibawa untuk mengosongkan diri. Dari segala bentuk keakuan, cinta dunia ini dan cinta uang, sehingga yang hidup dalam diri kita adalah Kristus (Galatia 2:20).

 

2. Di dalam jalan Tuhan selalu ada posisi dan mentalitas yang kita butuhkan untuk bertumbuh sebagai REPRESENTASI ANAK ALLAH.

 

Di dalam jalan Tuhan ada TELADAN Kristus yang sudah Yesus tunjukkan sebagai seorang Anak Allah sejati (standar hidup sebagai Anak Allah). Dengan mengikuti teladan-Nya, kita tahu bagaimana merepresentasikan diri kita sebagai anak Allah. #AkuCintaTuhan

 

Message ini masih akan berlanjut besok.

 

Ps. Steven Agustinus