Top

20 September 2018

Pagi ini, tiba-tiba saya mendengar Roh Kudus berkata: Welcome to My World…
Dari perenungan atas pernyataan Tuhan tersebut, saya mendapati ada beberapa pesan penting yg perlu kita pahami:

1. Adalah merupakan keinginan hati Tuhan untuk membawa kita menjalani hidup sehari-hari didalam kemuliaanNya.

Dunianya Tuhan adalah dunia yang penuh kemuliaan, keIlahian & mujizat. Sebelum manusia pertama jatuh didalam dosa, manusia hidup didalam dunia yang dijadikan oleh firmanNya. Semua dikelilingi oleh kemuliaan & keIlahianNya. Baru setelah manusia jatuh dalam dosa, memberontak/ memutuskan diri dari Tuhan, dunia ini jadi kacau – penuh dengan kegelapan & rusak akibat dosa. Bahkan dapat dikatakan, apapun yang manusia usahakan di bumi ini hanya akan membuahkan semak duri & rumput duri belaka (Kej 3:17-19)

Tapi sejak penderitaan, kematian & kebangkitan Yesus, manusia alami penebusan dari kuasa dosa (Rom 5:1-2) dan Tuhan menghendaki kita mulai ‘berlatih’ untuk hanya hidup dari firmanNya saja (Mat 4:4, Yoh 15:7, Ul 8:3)
Melalui pelatihan untuk hidup hanya dari firman yang diadakan oleh Roh Kudus, Bapa akan melibatkan diri kita untuk dapat ikut serta dalam ‘mencipta ulang dunia kita’ – dunia/ kehidupan yang selama ini penuh dengan berbagai pergumulan, tantangan & masalah (penuh dengan semak duri & rumput duri) jadi kembali penuh kemuliaan & keIlahianNya. Dia akan terus menaruh firmanNya ke dalam mulut kita untuk kita perkatakan – persis sama seperti peristiwa penciptaan kembali dunia/ Alam semesta ini (Kej ps 1 & 2)
Fase demi fase, Bapa akan terus memberikan firmanNya kepada kita. Yang harus kita lakukan adalah dengan tekun/ setia trs memperkatakan firmanNya. Firman yang Dia berikan untuk kita perkatakan itulah yang akan mengkondisikan diri kita jadi hidup didalam kemuliaanNya…

2. Tuntunan Roh yang kita terima akan mengkondisikan diri kita jadi hidup dalam kemuliaanNya.

Selama kita terus memegang firmanNya, Bapa sang pemilik firman pasti akan menghampiri kita! Roh Kudus jadi punya keleluasaan untuk bergerak dalam hidup kita – menuntun kita untuk meninggalkan berbagai aspek lahiriah/ kemanusiawian (tidak perlu lagi menyebut tentang keduniawian & kedagingan, sudah pasti aspek itulah yang Roh Kudus bakar habis terlebih dahulu dari hidup kita) dan membawa kita memasuki keIlahianNya. Seluruh aspek kehidupan kita akan di rombak habis sehingga bisa dibangun ulang dalam keIlahianNya. Apa yang masih belum secara akurat memanifestasikan firman, tentu akan mulai ‘ditanggulangi’ oleh Roh Kudus. Dia akan mendorong kita untuk melakukan langkah-langkah perubahan – Dia akan menginspirasikan jenis kebiasaan baru yang harus dibangun dalam setiap aspek hidup yang mulai Dia tanggulangi tersebut.

Sepertinya ini adalah ‘taurat’ – kita menjalani hidup berdasar arahan Roh yang ‘melarang ini’ dan ‘menyuruh itu’. Tapi sesungguhnya, justru arahan Roh inilah yang akan memerdekakan kita dari kuasa hukum Taurat (Gal 5:18) Roh melatih kita untuk memiliki, memunculkan kebiasaan-kebiasaan baru dalam hidup ini. Untuk membangun suatu kebiasaan baru dibutuhkan tekad & ketekunan. Jadi secara tidak langsung, bertumbuhnya tekad & ketekunan dalam hidup kita akibat pekerjaan kuasa firman yang sering kita deklarasikan akan ikut mengkondisikan diri kita melangkah memasuki dunianya Tuhan yang penuh Keilahian & kemuliaan. Mulailah terus melatih tekad & ketekunan dengan cara memutuskan untuk tidak berhenti berdoa, menyembah/ membaca alkitab SAMPAI Roh Kudus menjamah hidup kita.
Melangkahlah menjawab panggilan Tuhan untuk kita memasuki dan tinggal didalam duniaNya…#AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus