Top

21 Februari 2020

 

Message ini merupakan kelanjutan dari message kemarin.

 

Kita sedang berbicara tentang jalan-jalan Tuhan yang Dia sediakan bagi kita umat pilihan-Nya sehingga dalam kita menjalani kehidupan sehari-hari kita tidak akan berjalan mengikuti jalan dunia ini.

 

1. Di dalam jalan Tuhan selalu ada PENYERTAANNYA, ARAHAN dan TUNTUNAN yang kita butuhkan untuk hidup dalam kebenaran.

 

2. Di dalam jalan Tuhan selalu ada posisi dan mentalitas yang kita butuhkan untuk bertumbuh sebagai REPRESENTASI ANAK ALLAH.

 

Figur Roh Kudus akan MENOLONG, MENDAMPINGI dan MENCETAK ULANG diri kita sebagai anak Allah! Sebagaimana Roh Kudus dulu pernah menyertai Yesus menjalani kehidupan sebagai seorang anak Allah, demikian pula sekarang Roh Kudus akan membimbing kita, sehingga kita dimampukan untuk hidup sebagai anak Allah:

 

a. Seorang anak Allah akan membawa VALUES (nilai-nilai hidup), PRINSIP dan STANDAR HIDUP dari Sang Bapa, bukan dari dirinya sendiri. Sama seperti Kristus, Dia rela mengosongkan diri sendiri (Filipi 2:5-9) dan mengambil sepenuhnya dan menumbuhkan apa yang Dia terima dari Bapa menjadi dasar keyakinan, CORE VALUES bagi diri-Nya (Matius 4:4). Sejatinya, NATURE anak akan selalu merepresentasikan Bapanya (Yohanes 5:19).

 

b. Seorang anak Allah akan membawa KUASA dan OTORITAS BAPA. Karena ia merepresentasikan Bapa, maka layaklah (pantas) Ia membawa kuasa dan otoritas Bapanya. (Filipi 2:9-11).

 

c. Seorang anak Allah, hidup untuk menyatakan AGENDA BAPA (Yohanes 4:34). Ia belajar mati dari agenda pribadi dan kepentingannya, dan belajar men-setting hidupnya mengikuti agenda Bapa yang ada di dalam rumah rohani.

 

d. Seorang anak Allah akan hidup dari PENYEDIAAN BAPA (Matius 6:8). Sebagai Bapa yang baik, Dia selalu menyediakan apa pun yang menjadi kebutuhan anak-Nya. Dengan cara yang supernatural maupun natural, Bapa selalu menyediakan kebutuhan kita, bahkan sebelum kebutuhan itu muncul!

 

3. Di dalam jalan-Ku selalu ada roh TEROBOSAN yang kau butuhkan.

 

Segala yang menghambat perjalanan hidup kita akan mampu kita libas dan lawan, sehingga kita bisa melaluinya. Karena Akulah Sang Jalan! Engkau akan menikmati kehidupan yang berkemenangan dan penuh terobosan. (Yohanes 14:6, Yesaya 43:19).

 

4. Di dalam jalan-Ku selalu tersedia ANUGERAH yang kau perlukan.

 

Tidak ada lagi jalan buntu karena anugerah akan memampukan kita dari yang tidak bisa menjadi bisa, membuat yang tidak ada menjadi ada karena bagi Allah tidak ada yang mustahil ! (Lukas 1:37)

 

5. Di dalam jalan Tuhan selalu ada PROGRESS, KEMAJUAN yang nyata bagi mereka yang melangkah di dalamnya.

 

Berjalan di jalan kebenaran selalu akan membawa KEMAJUAN. Bagaimana tidak? Karena setiap LANGKAH KEAKURATAN akan membawa AKSELERASI. Bagaikan mobil yang selalu dibawa masuk ke bengkel dan diservis tuntas, semua oli dan spare part lama diganti baru, dia pasti siap dipakai untuk menghantarkan sang penumpang melesat dengan cepat (akselerasi).

 

Lain halnya dengan mobil yang usang, bobrok dan rusak di sana sini. Baru maju sedikit saja mogok (ada masalah), ataupun kalau bisa melaju jauh (kelihatan sukses), suatu saat pasti akan ‘breakdown‘ juga alias turun mesin. Suka tidak suka, hidup dalam ketidakakuratan pasti membawa konsekuensi.

 

Amsal 4:17-18 JALAN ORANG FASIK itu seperti KEGELAPAN; mereka TIDAK TAHU APA yang menyebabkan mereka tersandung. Tetapi JALAN ORANG BENAR itu seperti CAHAYA FAJAR, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

 

Meski jalan Tuhan itu seperti jalan yang sunyi, karena akan jauh dari hal-hal ketenaran dan bukan berbau kesuksesan, bahkan tercium aroma kematian daging dan seringkali bagi orang dunia dianggap suatu kebodohan; namun sadari dan yakinilah saat kita melangkah di dalamnya, sesungguhnya Tuhan sedang merenovasi hidup kita seutuhnya dari ciptaan yang lama menjadi ciptaan yang baru. Kita dibawa memasuki hakikat tujuan penciptaan diri kita, sebagai anak Allah yang memuliakan nama-Nya!

 

Yesaya 43:18-21 firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku; umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku.”

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus