Top

21 November 2019

1 Samuel 3:19-21 (VMD)  TUHAN terus bersama Samuel dalam pertumbuhannya menjadi dewasa, dan tidak satu pun dari perkataan-Nya kepada Samuel tidak menjadi kenyataan. Dengan demikian, semua umat Israel, mulai dari Dan sampai Bersyeba, tahu bahwa Samuel sungguh-sungguh nabi TUHAN. Dan TUHAN terus menampakkan diri kepada Samuel di Silo. TUHAN menyatakan diri-Nya kepada Samuel melalui perkataan-Nya.

 

Saat saya membaca ayat di atas, saya menjadi sangat yakin terhadap KUASA DARI REALITA PENYERTAAN TUHAN dan firman-Nya. Itulah yang membuat kita hidup sebagai pribadi yang terus bertumbuh dan menyatakan jati diri kita yang sesungguhnya di dalam Kristus. Ada posisi rohani, otoritas ilahi, dan kuasa pemerintahan. Itulah kunci pertumbuhan menjadi serupa dengan Kristus, bukan yang lain.

 

Jika kita bisa terus memastikan setiap hari ada realita hadirat Tuhan yang mencengkeram batin kita dan ada firman yang menjadi bahan perenungan kita, maka kita pasti akan mencapai puncak potensi yang Tuhan tetapkan.

 

Oleh karena itu, realita Tuhan dan firman-Nya harus menjadi fokus perhatikan kita.

 

1. Terus jagai hati yang lapar dan haus akan kebenaran lebih dari apa pun juga

 

Matius 5:6 (TB) Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

 

Ingatlah, hanya itu yang dapat memuaskan batin kita. Bukan yang lain. Jadi jangan kejar yang lain. Fokus dan tumbuhkan saja hati yang haus dan lapar akan kebenaran. Kalau kita sudah puas, otomatis kita bakal menolak apa yang dunia tawarkan. Kita akan bangkit menjadi generasi yang suci hatinya dan melihat Dia, dan menjadi serupa dengan Dia (Mat 5:6, 1 Yoh 3:2-3).

 

2. Terus jagai kecenderungan hati untuk mengenal DIA dengan BENAR

 

Yeremia 9:24 (TB) …tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.”

 

Yohanes 17:3 (TB)  Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

 

Filipi 3:10 (FAYH)  Sekarang saya telah melepaskan semua hal lain. Saya sadar bahwa itulah satu-satunya cara untuk mengenal Kristus dengan sungguh-sungguh, untuk mengalami kuasa yang menghidupkan-Nya kembali, serta untuk mengerti apakah artinya menderita dan mati bersama dengan Dia.

 

Kecenderungan hati kita yang tertuju kepada Dia akan menghantarkan kita mengalami keserupaan dengan Kristus di atas muka bumi ini.

 

3. Kehausan kita akan kebenaran dan kecenderungan hati yang tertuju kepada kebenaran harus ditarik untuk mencapai dimensi dan level yang sama seperti Samuel dan Paulus berada.

Itulah yang menjadi doa saya. Sekian waktu lamanya kita terus mengaku diri sebagai pribadi yang lapar dan haus akan kebenaran dan terus mengejar pengenalan akan Tuhan. Tapi pertanyaannya, apakah kita sudah ada dalam dimensi dan level kedalaman yang dimaksud oleh Samuel dan Paulus? Jika kita sudah sama, otomatis kita akan dibangkitkan Tuhan sama seperti mereka! Pasti!

 

Saya meminta kepada Roh Kudus untuk membawa saya ada dalam dimensi di mana Samuel dan Paulus berada! Tidak ada jalan pintas, tapi saya harus terus ditarik untuk ada di sana. Sehingga kita bisa melihat Tuhan yang sama dan menjadi serupa dengan Dia! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus