Top

22 Mei 2020

      220520_Renungan_Ps_Steven_Agustinus

Ada beberapa arahan yang saya terima pagi ini:

 

1. Terus jagai hati yang lapar dan haus akan firman Tuhan.

 

Jagai kekonsistenan membaca firman Tuhan dan teruslah bertekun melakukannya. Tidak peduli ada dorongan Roh ataupun tidak, lihat dirimu sebagai pribadi yang haus dan lapar akan kebenaran (itu adalah jati diri yang seharusnya kita miliki). Jadi kita tidak perlu mengalami terjadinya kemerosotan rohani atau naik turun dalam kadar kehausan terhadap firman-Nya. Baca firman lebih sering, tidak peduli sedang bekerja atau tidak, itu adalah prioritas utama. Bahkan justu pada saat sibuk itulah kita semakin butuh firman sebagai sumber kekuatan dan sekaligus membawa kita tetap akurat terkoneksi dengan frekuensi surgawi. Jadi pembacaan firman Tuhan tetap harus menjadi prioritas utama dalam segala keadaan.

 

2. Teruslah hidup dalam kematian daging.

 

Apa pun situasi dan kondisi yang sedang dihadapi, ambil keputusan melangkah dalam jalan salib. Tidak perlu bingung mengambil keputusan. Uji dan ‘endus’ bau apa yang tercium dari pemikiran dan keputusan yang ingin kita buat. Pastikan hanya bau aroma kematian dari cinta diri sendiri, cinta uang, dan cinta dunia atau dengan kata lain, hanya aroma ketaatanlah yang kita miliki dalam hidup kita. Jika kita mencium bau ‘yang lain’, segeralah menyalibkan keputusan atau keinginan kita tersebut.

 

Pada hari – hari yang akan datang, di saat dunia terus bergoncang, manusia akan semakin cinta diri sendiri, cinta uang, dan cinta dunia – itulah yang membuat dunia semakin gelap. Kehadiran kita harus jadi pembeda, sebab kita adalah garam dan terang dunia. Pada saat kedurhakaan di bumi ini semakin mencapai puncaknya, pada saat itu jugalah kematian Kristus dalam hidup kita juga harus semakin sempurna. Sehingga kita akan diangkat Tuhan naik untuk menghancurkan kedurhakaan dan menghadirkan realita Kerajaan surga!

 

3. Perhatikan terus setiap suara Tuhan yang datang dalam hidup kita – ikuti setiap arahan – arahan sederhana yang Roh Kudus berikan.

 

Misalkan contoh, Roh Kudus mendorong kita untuk rajin baca firman Tuhan. Taati saja, toh itu bukan sesuatu yang sulit. Dan percayalah itu punya maksud dan tujuan untuk masa yang akan datang.

 

Sebab sadarilah, keberadaan kita saat ini sangat dipengaruhi oleh ketaatan kita terhadap suara Roh pada masa yang lampau. Jika saat ini emosi kita tetap positif dan tidak ada rasa takut walaupun di tengah dunia yang sedang bergoncang, hal itu disebabkan karena kita mengikuti arahan Roh Kudus di masa lampau. Mungkin dahulu arahannya sederhana: Ikuti prayer grup, doa deklarasi setiap satu jam, dll. Bagi kita yang di masa lalu mengikuti arahan tersebut dengan tekun, maka kita mendapati hidup kita saat ini tetap stabil dalam segala aspek – dari aspek emosi sampai perekonomian, dll. Kita mengalami Tuhan menjaga dan memelihara hidup kita. Jadi arahanĀ sederhana yang dari Roh Kudus saat ini merupakan hal yang penting untuk persiapan kita di masa yang akan datang.

 

Mungkin sepertinya arahan yang Tuhan berikan tidak ada kaitan dengan keuangan, keluarga, dan aspek hidup lainnya. Bagian kita adalah TAAT saja. Saat kita taat, maka kita akan mengalami Tuhan mengangkat kita! Kita dibawa masuk dalam dunia-Nya Tuhan. Orang lain bergoncang, tapi kita tidak! Bukan karena kuat dan gagah kita, melainkan karena Tuhan membawa kita untuk hidup di dunia yang berbeda! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus