Top

22 November 2019

Saat bangun pagi ini, saya sungguh merasakan adanya ketenangan dalam batin yang melampaui segala akal. Lalu saya melihat diri saya seperti ada di tengah samudera yang airnya sangat tenang dan indah. Udaranya pun sangat bersih dalam naungan langit biru yang cerah.

 

Lalu Roh mengajari saya seperti ini: kehidupan kita sebagai orang percaya harusnya tenang, penuh damai sejahtera, dan sukacita ilahi setiap hari. Dan bisa menikmati kehidupan dalam Tuhan dengan rasa percaya penuh kepada Dia yang berdaulat dan mengendalikan segala sesuatu.

 

Saya jadi menyadari sesuatu: ada banyak hal yang sedang kita hadapi dan pikirkan ternyata itu semua membuat kita tidak bisa menikmati kehidupan lagi. Sepertinya peperangan tiada henti harus kita lewati. Padahal peperangan sudah berakhir! Kristus sudah menaklukkan segalanya bagi kita. Harusnya bagian kita dalam hidup sehari – hari adalah menikmati kemenangan yang Tuhan sudah berikan. Dan menjagai kemenangan yang Dia beri.

 

Roh menegaskan pada saya: kehidupan yang penuh dengan gejolak dan emosi negatif merupakan kehidupan yang tidak wajar. Ia menghendaki diri kita ada dalam ketenangan-Nya. Dan melihat segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita adalah ‘baik adanya’! Jangan sampai kita yang ada di dalam Tuhan justru menjalani hidup seperti kebanyakan orang lain yang hidup di luar Tuhan. Hidup yang penuh onak duri, keluh kesah, dan juga air mata. Karena tidaklah mungkin keberadaan kita sebagai orang percaya jauh dari yang namanya damai sejahtera, dan sukacita ilahi, betapa malangnya kehidupan kita.

 

Mazmur 23:1-6 (TB)
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

 

Tidak peduli apa pun yang sedang kita hadapi, lewati, dan alami. Jika Tuhan bersama kita, maka kita pasti tenang dan damai. Fokus saja pada realita hadiratNya. Jangan mau ditarik oleh hal – hal eksternal untuk keluar dari realita-Nya. Pokoknya patokannya adalah damai sejahtera dan sukacita. Segala sesuatu yang membuat kita kehilangan damai dan sukacita merupakan pekerjaan musuh. Jangan tertipu! Fokus saja pada realita-Nya.

 

Arahkan pikiran hanya pada firman dan realita-Nya. Itu yang menyelamatkan kita dari berbagai pikiran negatif yang membuat kita tidak bisa menikmati kehidupan. Singkirkan berbagai pemikiran lainnya, fokus pada apa yang Tuhan katakan, dan bangun realita hadirat Tuhan dalam diri kita. Di sanalah kita aman, di sanalah kita memerintah! Itu tempat kediaman kita, rumah kita, yaitu rumah Tuhan! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus