Top

23 April 2020

Secara spesifik pagi ini saya mendengar arahan Tuhan yang berkata dalam batin saya: Terus pertahankan kebenaran atau suara Tuhan. Pegang itu erat – erat, jangan lepaskan!!!

 

Di tengah berbagai kabar, berita, informasi, dan berbagai pengetahuan dari para ahli, ataupun orang awam – dari pakar sampai orang yang hanya berlagak tahu dan juga berita hoax – KEBENARAN FIRMAN atau SUARA TUHAN menjadi hal yang teramat sangat penting. Jika kita berpatokan pada suara yang lainnya, maka hidup kita akan semakin mudah terombang ambing.

 

Saya jadi teringat ayat dalam Efesus 4:14 (TB) …sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan

 

Dahulu ayat itu memang berbicara mengenai ajaran – ajaran dari kaum Yahudi yang tetap mengajarkan sunat, dan berbagai pengajaran yang tidak seturut dengan ajaran yang Paulus sampaikan. Tapi sekarang, ayat itu juga sangat relevan di era informasi terbuka seperti saat ini. Di mana media sosial telah menjadi wadah berbagai informasi dan pengajaran serta pengetahuan yang bisa jadi berasal dari kelicikan yang menyesatkan. Jika kita tidak BERPATOKAN PADA KEBENARAN FIRMAN TUHAN, maka habislah hidup kita diombang ambing oleh rupa – rupa ‘pengajaran’. Kita menjadi mabuk informasi yang membuat kita kehilangan LOGIKA ILAHI.

 

Pada awal mula virus merebak khususnya di Indonesia, kita dengan lantang berkata: Roh Kristus dalam diri kita yang akan menjadi solusi untuk mengatasi virus covid – 19. Kisah John G. Lake menjadi saksi nyata dari pernyataan kita. Virus pada zaman ia hidup justru mati di tangannya! Sebab bukan John G. Lake lagi yang hidup, melainkan Kristus dalam dirinya. Saya percaya itulah suara Tuhan dan takaran iman serta KEBENARAN yang Tuhan berikan dalam diri kita.

 

Tapi sungguh disayangkan, logika ilahi yang sempat terbangun tersebut perlahan tapi pasti dibombardir oleh berbagai informasi serta pengetahuan. Sekarang KEBENARAN tersebut tidak lagi terdengar bunyinya!! Roh┬áKudus mengingatkan saya agar terus mempertahankan logika ilahi tersebut. Juga memegang kebenaran itu sekuat mungkin dan tidak melepaskannya. Sebab orang benar hidup oleh PERCAYA!! Takaran iman itulah yang seharusnya terbangun di tengah – tengah kita pada kondisi saat ini. Sehingga di zaman kita hidup dan di generasi kita saat ini, kita dapat bangkit menjadi saksi dari kebesaran Tuhan.

 

Ibrani 11:6 (TB) Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

 

1 Yohanes 5:4 (TB) sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

 

Tidak ada jalan lain, jika kita tidak pertahankan logika ilahi yang berasal dari suara Tuhan, maka pada hari – hari ke depan hal tersebut akan membuat kita semakin tertekan dan terjebak oleh situasi dan keadaan. Dunia akan semakin gelap, tapi terang Tuhan justru harus makin bersinar. Bagian kita adalah hidup oleh iman atau kebenaran. Bagian Tuhan menyatakan kedaulatan-Nya!!

 

Yesaya 62:1-4 (TB) Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu. Engkau tidak akan disebut lagi “yang ditinggalkan suami”, dan negerimu tidak akan disebut lagi “yang sunyi”, tetapi engkau akan dinamai “yang berkenan kepada-Ku” dan negerimu “yang bersuami”, sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami.

 

Biarlah sementara kita didorong oleh Roh untuk terus mendesak dalam hadirat-Nya seperti yang kita alami pada hari-hari ini, terus ada Divine Encounter yang kita alami secara pribadi. Kuasa firman mengubahkan kehidupan sehari-hari kita untuk mulai memanifestasikan kehidupan Kristus secara nyata! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus