Top

23 Desember 2019

Saat bangun pagi ini, seketika saya langsung merasakan ada roh yang haus akan firman yang tidak seperti biasanya. Ini sangat deras dan kuat. Dorongan untuk membaca firman Tuhan sangat tidak terbendung. Dan Roh Kudus mengajar saya untuk membaca lebih perlahan guna mendapatkan pemahaman dan dimensi Roh yang terkandung dalam firman yang ada. Lalu segera untuk mencatat setiap pemahaman yang Tuhan berikan.

 

Roh Kudus berkata: Terus lakukan itu dalam keheningan ruang takhta Allah. Pakai waktu yang ada untuk berfokus pada hal tersebut. Baca firman Tuhan lebih detail. Dan setialah melakukan hal itu.

 

Tiba – tiba saya tersadarkan, seringkali arahan Tuhan datang dan membawa kita untuk melawan arus gaya hidup dan kebiasaan diri dan bahkan rutinitas yang biasa kita jalani. Tapi jika kita taat, maka kita akan beroleh pembentukan tangan Tuhan yang sempurna.

 

 

Saya jadi paham sekarang, memang tidak ada kemajuan tanpa pengorbanan. Jika kita masih mempertahankan kehidupan “lain” di luar dari apa yang Tuhan perintahkan, maka kita akan kehilangan apa yang Tuhan ingin berikan. Tapi jika kita berani melepaskan yang lain, maka kita akan beroleh apa yang Tuhan rancangkan! Dan apa yang Tuhan rancangkan selalu lebih mulia dari rancangan diri kita sendiri dan dari dunia ini.

 

Pilihan hidup ini ada di tangan kita. Jangan salah lihat, jika tidak ingin salah jalan. Lihatlah Kerajaan-Nya dan rancangan kekal-Nya, itu tidak sebanding dengan rancangan diri sendiri maupun rancangan yang dunia tawarkan.

 

Saat saya mulai mentaati hal di atas, maka saya bisa mengalami gelora yang baru dalam pembacaan firman Tuhan. Seperti orang yang baru pertama kali membaca ayat – ayat firman. Begitu sangat berharga dan penuh gelora. Saya jadi terus mencari – cari waktu untuk membaca firman Tuhan. Kapan pun dan di mana pun, hati ini tidak bisa lepas dari firman-Nya!

 

Yehezkiel 3:1-3 (TB)  Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, makanlah apa yang engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah, berbicaralah kepada kaum Israel.” Maka kubukalah mulutku dan diberikan-Nya gulungan kitab itu kumakan. Lalu firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, makanlah gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu dengan itu.” Lalu aku memakannya dan rasanya manis seperti madu dalam mulutku.

 

Saya yakin, setiap arahan yang Tuhan beri, jika kita taati, maka kita sedang ada dalam pusat kehendak dan pembentukkan tangan Tuhan yang sempurna. Kita akan diangkat Tuhan menjadi alat di tangan Tuhan yang perkasa untuk menyelesaikan kehendak-Nya di atas muka bumi ini.

 

Ulangan 28:1 (TB)  “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus