Top

23 Oktober 2018

Hari ini saya semakin menyadari bahwa membangun logika ilahi berdasarkan FirmanNya adalah agenda Roh Kudus dalam hidup saya sekarang ini, sebagai persiapan bagi saya untuk mulai hidup sepenuhnya dalam dunia-Nya. Berikut hasil perenungan saya hari ini:

1. Saya percaya, logika ilahilah yang saya butuhkan untuk dapat selalu berpegang teguh kepada FirmanNya dalam segala situasi kehidupan saya.

Tanpa terbangunnya logika ilahi dalam kehidupan saya, mustahil saya dapat tetap mempercayai Firman dalam situasi-situasi di mana fakta lahiriah bertolak belakang dgn Firman. Sementara, sebagai orang percaya, kita harus hidup berdasarkan apa yang kita yakini dan keyakinan kita harus berdasarkan hanya pada FirmanNya!
Merenungkan kisah Petrus yang berjalan di atas air (Mat 14:22-33), saya mendapati bahwa Firman sudah Tuhan lepaskan, tetapi Petrus hanya dapat berjalan beberapa langkah di atas kemustahilan, kemudian ia tenggelam! Petrus mengawalinya dengan mempercayai Tuhan dengan mengambil langkah untuk berjalan di atas Firman, tetapi ketika ia mengizinkan fokusnya mulai teralih kepada setiap fakta lahiriah yang ada, dalam sepersekiandetik Iblis mendapat celah untuk memunculkan keraguan dalam hati Petrus, sehingga ia kehilangan kepercayaan kepada Firman, dan hal itu membuat ia kehilangan ‘platform’ untuk dapat tetap berjalan dalam kemustahilan!
Roh Kudus menjelaskan kepada saya bahwa hal itu terjadi karena logika ilahi belum terbangun secara utuh di dalam kehidupannya. Sehingga ia hanya dapat menjalani 1-2 langkah keilahian dan kemudian tenggelam. Penyingkapan ini menjadi warning bagi saya, untuk memastikan hal yang sama tidak terjadi dalam kehidupan saya!
Firman yang dilepaskan oleh Tuhan ternyata belum cukup untuk membuat saya dapat tetap teguh di dalam Dia ketika badai datang. Dibutuhkan pengenalan akan Tuhan yang terus bertumbuh dan logika ilahi yang terbangun dengan akurat untuk berpegang kepada FirmanNya! Saya mau terus membangun persekutuan yang hidup dengan Dia setiap hari sehingga saya bukan sekedar tahu banyak tentang PribadiNya dari Alkitab, atau dari kata bapa rohani saya atau dari kesaksian orang; tetapi saya sendiri mengenalNya dan mengalamiNya secara pribadi! Sehingga saya akan dapat terus melangkah di atas Firman dari awal sampai akhir!

2. Logika ilahi yang terbangun dalam hidup saya akan memposisikan diri saya untuk tetap ada dalam perkenanan Tuhan, membuat iman saya bertumbuh dengan kuat, hidup dalam ketaatan mutlak dan membawa saya mengalahkan dunia!

Saya baru menyadari bahwa dengan berbagai kondisi fakta lahiriah yang masih bertolak belakang dengan Firman dalam hidup saya, sesungguhnya Iblis ‘berharap’ saya akan kembali menjadi inisiator dengan menerima solusi duniawi yang sudah iblis persiapkan (logika duniawi), yang akan membawa saya kembali mengandalkan diri sendiri dan memposisikan diri di bawah kutuk Tuhan (Yer 17:5).
Roh Kudus membawa saya merenungkan kisah Yesus ketika Ia hidup di dunia ini, saya mendapati bahwa fakta negatif ternyata sering Yesus hadapi. Musuh terus berusaha men-distract Yesus, Yesus alami masalah finansial (Mat 17:24-27), masalah kelaparan (Luk 4:1-14), masalah bencana alam (Mat 8:24-25), dan masih banyak lagi, tetapi apapun wujud fakta negatif yang ada, Yesus selalu menyelesaikannya dengan cara yang ilahi! Ia tidak kuatir sama sekali, apalagi takut! Ia justru bangkit dan mengalahkannya dengan solusi ilahi yang Bapa beri.
Roh Kudus menyingkapkan rahasia kehidupan Yesus yang penuh otoritas kepada saya: Yesus terhubung dengan Bapa, dan jalur komunikasi Yesus dan Bapa selalu lancar. Yesus hidup hanya dari Firman yang keluar dari mulut Bapa. Yesus hidup sebagai eksekutor sejati, sebagai anak yang taat secara sempurna! (Yoh 5:19, 30)
Saya membawa poin-poin ini dalam doa, saya menghubungkan diri dengan roh ketaatan yang Yesus miliki terhadap Bapa! Saya rindu menjadi eksekutor sejati dari setiap FirmanNya dengan membangun ketaatan yang sama seperti yang Yesus miliki ketika Ia hidup di dunia. Saya bangun ketetapan dalam hati saya untuk hanya menggunakan solusi ilahi dalam menghadapi setiap masalah/tantangan yang saya hadapi! Saya percaya ketika saya terus bergantung hanya kepada Dia, tidak merancang-rancang ‘jalan keluar’ sendiri, saya sedang memposisikan diri untuk menjadi pribadi yang memperkenan hatiNya. Dan ketika Ia berkenan atas hidup saya, pada saat itulah saya akan alami hal yang sama seperti yang Yesus dan Yusuf alami! Musuh mereka-rekakan fakta lahiriah untuk menghancurkan saya, tetapi Tuhan menggunakan kondisi dan situasi yang sama untuk justru membangkitkan dan membawa saya naik ke posisi rohani berikutnya, bahkan untuk memberkati bangsa! (Kej 50:20) Setiap skema jahat musuh tidak akan pernah berhasil lagi ketika saya sungguh-sungguh membangun logika ilahi dalam hidup saya! Saya mau bangun keagresifan dan keaktifan dalam hidup saya untuk melawan segala tipu daya iblis dengan terus memperkatakan dan meneliti FirmanNya sampai terbangun menjadi keyakinan yang tidak tergoyahkan dalam hidup saya!
Saya mau pastikan saya terus mengarahkan mata saya kepada Dia, dengan terus konsisten bertekun dalam pengajaran bapa rohani saya dan dalam persekutuan pribadi dengan Tuhan, sehingga logika ilahi semakin terbangun dalam hidup saya dan iman mulai bertumbuh. Dalam anugerahNya, saya percaya saya akan terhubung dengan Dia yang akan terus memelihara iman saya dari permulaan sampai garis akhir nanti (Ibr 12:2)! Biarlah iman yang mengalahkan dunia terbangun kuat dalam hidup saya! Terjadilah, di dalam nama Yesus! Amin! #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus