Top

24 Februari 2020

 

Pagi ini Roh Kudus berkata dengan kuat dalam batin saya: Tidak ada jalan lain untuk setiap hari terus mengalami revival secara pribadi selain dengan cara membangun manusia rohani; doa yang agresif sampai roh berkobar dan aliran air hidup memancar dengan deras. Itulah jalan satu – satunya untuk senantiasa menjadi pembawa kebangunan rohani.

 

Sekali lagi Roh Kudus menegaskan: Teruslah membangun manusia rohani dengan agresif, jangan menjadi kendur atau menurunkan apalagi meninggalkannya. Jadikan itu gaya hidup setiap hari. Hanya itu yang akan membuatmu tinggal dalam keilahian-Nya dan bebas dari roh familiarity. Camkan itu baik – baik. Dan lakukanlah dengan tekun! Karena melalui hidupmu orang akan terbakar dengan api revival. Api ini akan senantiasa menjalar membangkitkan hidup banyak orang dan membawa mereka berjalan dalam keilahian. Sekali lagi Kutegaskan kepadamu, jangan pernah tinggalkan doa yang agresif dan meluap – luap!

 

Roh Kudus juga lanjut mengarahkan agar terus menjaga roh yang bergelora dalam hidup sehari – hari. Luangkan waktu untuk doa dalam bahasa roh secara agresif dan deklarasi firman sampai roh bergelora. Jadikan itu gaya hidup dan prioritas untuk dilakukan dalam hidup sehari – hari.

 

Lalu Roh Kudus memberikan alasan kenapa Ia memerintahkan hal tersebut: Ternyata ini berkaitan dengan kekonsistenan. ‘Ada banyak orang yang melakukan pola ilahi itu hanya dalam kurun waktu tertentu saja’. Jika sudah ‘merasa baik atau terbangun’, maka ditinggalkan. Padahal itu adalah gaya hidup sehari – hari! Sama seperti ‘bernafas’. Sebagai orang yang hidup, pasti bernafas! Tidak hanya ‘sekali – kali bernafas’, apalagi tidak bernafas dalam kurun waktu yang lama, artinya itu tidak hidup lagi, melainkan mati.

 

Roh Kudus sedang membangun pola ilahi, yaitu ‘membangun manusia rohani’ menjadi sistem ‘pernapasan kerohanian’ kita. Itulah yang membuat kita menjadi roh yang menghidupkan.

 

Roh mengajak saya untuk membayangkan, jikalau kita bisa konsisten menyediakan waktu khusus untuk membangun manusia rohani (doa yang agresif sampai roh meluap – luap) dan terus konsisten mengekspresikan pekerjaan Roh dan Firman dalam hidup sehari – hari (deklarasi firman dan doa dalam bahasa roh sampai manusia roh bergelora) maka kita akan berfungsi sebagai roh yang menghidupkan!!

 

1 Korintus 15:45-47 (TB) Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah. Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.

 

Saya berasal dari surga, saya bukan keturunan Adam! Saya bukan debu dan tanah! Tapi saya adalah keturunan Kristus! Saya adalah roh yang menghidupkan! Sebagai roh yang menghidupkan, membangun manusia rohani adalah gaya hidup dan prioritas hidup saya! Saya mau fokus pada hal ini dan dengan tekun melakukannya! Ketekunan pasti membuahkan hasil 30, 60, dan 100 kali lipat.

 

Roh akan membawa kita terkoneksi dengan kedaulatan-Nya! Tuhan yang berdaulat akan menyatakan kedaulatan-Nya lewat diri kita! Apa saja yang kita ucapkan akan dibuat Tuhan terwujud! Apa yang mustahil menjadi mungkin dan apa yang tidak ada menjadi ada!! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus

 

Bagi saudara pengguna Instagram, ikuti IG terbaru Ps. Steven Agustinus di @psstevenpersonal

Gbu