Top

24 Maret 2020

Lukas 11:33-36 (TB) “Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk, dapat melihat cahayanya. Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu. Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan. Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.”

 

Alkitab menegaskan, ‘matamu adalah pelita tubuhmu; perhatikanlah supaya terang yang ada padamu (dalam hal ini, mata atau sudut pandang kita) jangan menjadi kegelapan! Yang Alkitab maksudkan adalah meski dalam hidup kita sudah ada firman, dan melalui firman itu pula kita jadi memiliki terang manusia. Tetapi ketika dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita gagal melihat segala sesuatu yang ada di sekeliling kita dari sudut pandang firman, maka sesungguhnya ‘terang yang ada pada kita’, sudah menjadi kegelapan!

 

Kata kunci yang Roh Kudus berikan kepada saya adalah: “Perhatikanlah ‘matamu’ – sudut pandang yang engkau miliki! Selama matamu terus tertuju kepada data dan fakta lahiriah, maka engkau akan tetap merasakan adanya ‘kegelapan dunia ini’ yang menguasai dan mencengkeram hidupmu – walaupun sesungguhnya engkau sudah memiliki firman dalam hidupmu! Jadikan firman-Ku, kata Tuhan, sebagai sudut pandang dan arahan dalam hidupmu, serta mempengaruhi aspek pertimbangan dan pengambilan keputusan dalam hidupmu! Itulah yang dimaksudkan ‘menyalakan pelita dan menaruhnya di kaki dian’! Ketika engkau mendesak masuk dalam hadirat-Ku dan engkau menerima firman hidup daripada-Ku, jadikan firman-Ku itu sebagai satu-satunya pertimbangan dan pengambilan keputusan dalam hidupmu! Jangan sandingkan atau bandingkan firman-Ku itu dengan data atau fakta lahiriah lalu engkau justru berkata,β€œIni tidak masuk akal, rasanya tidak memungkinkan dan lain-lain.” Justru engkau harus mulai melihat berbagai data dan fakta yang buruk atau negatif yang sedang tersaji di hadapan matamu, dari sudut pandang firman-Ku sehingga bukan keputusasaan atau ketakutan dan tawar hati yang bakal engkau alami, sebaliknya, engkau justru akan melihat semua data dan fakta negatif yang ada dengan keantusiasan dan perngharapan yang menyala-nyala karena engkau menyadari bahwa firman-Ku selalu ‘YA’ dan ‘AMIN’. Engkau jadi bisa ‘melihat’ adanya ‘peluang’ di tengah ‘tantangan’ dan ‘kesempatan’ di setiap ‘kesempitan’!!”

 

Bangkitnya iman dan keoptimisan serta bertumbuhnya pengharapan akan membalikkan berbagai kondisi buruk menjadi kemenangan besar! Karena itu belajarlah untuk melihat segala sesuatu yang sedang terjadi secara global ini (merebaknya Pandemi Corona) dari sudut pandang Tuhan! Arahkanlah mata hati kita kepada berbagai berita yang memang membangkitkan pengharapan dan memberikan keoptimisan. Bahwa bagaimanapun juga, terlepas dari apa pun yang menjadi tujuan para Elit Global atau the Shadow Man dalam membuat histeria global pandemik Corona ini, Tuhan tetap merancangkan kebaikan, bahkan Tuhan sedang membalikkan bencana global ini menjadi kebaikan bagi umat pilihan-Nya! Indonesia pasti bisa memenangkan peperangan melawan wabah Corona ini!

 

Pastikan segala bentuk broadcast yang memuat berbagai berita negatif dan berpeluang memberi ketakutan banyak orang lain, jadi berhenti di HP kita! Jangan karena niat baik kita ingin memberi warning, sebetulnya kita justru membantu menyebarkan virus kepanikan ke dalam hidup orang-orang lain!

 

Percayalah, virus Corona ini tidaklah semematikan seperti yang ingin dipercayai oleh kelompok-kelompok yang memang ingin menangguk keuntungan dari setiap histeria kepanikan yang tercipta di masyarakat! Kita memang tetap harus menjaga diri, kesehatan, kebersihan dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk memutus penyebaran virus ini! Tapi lakukan semua itu dengan nalar, logika berpikir yang tetap lurus dan tentu disertai dasar keyakinan kita yang sudah diselaraskan dengan firman! Setiap kepanikan atau ketakutan hanya akan membuat diri kita jadi semakin rentan untuk diserongkan guna mewujudkan niat-niat jahat sebagian orang tersebut.

 

Mulailah mengambil keputusan dan bertekad untuk hanya mem-viral-kan kabar baik! Mulai posisikan dirimu menjadi the Agent of Transformation bagi bangsa ini! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus

 

(Bagi Anda pengguna Instagram, ikuti IG terbaru Ps. Steven Agustinus di @psstevenpersonal – Gbu)